Ditangkapnya Setya Novanto Bukti Pemerintahan Presiden Jokowi tak Tebang Pilih

Foto : Biro Pers SetpresSikap tegas KPK menangkap tersangka kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el), Setya Novanto, diapresiasi. Hal itu menunjukkan penegakan hukum di pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak tebang pilih.Pengamat politik hukum Rr Dewinta Pringgodani mengatakan, kesuksesan KPK menjebloskan Ketua Umum Partai Golkar itu tidak lepas dari dukungan Presiden Joko Widodo dan kepolisian dalam upaya pemberantasan koruspi."Kami tahu posisi Pak Novanto itu Ketua DPR juga Ketua Umum Partai Golkar. Pengaruhnya sangat besar. Tapi, karena Presiden bilang agar (Setya Novanto) hormati proses hukum, terlihat tidak ada intervensi Presiden sama sekali, walaupun partainya Pak Novanto (Golkar) pendukung pemerintah,” kata Dewinta Pringgodani melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 21 November 2017.Pengamat politik hukum Rr Dewinta Pringgodani. Foto: istimewa Menurut Dewinta, Presiden Jokowi konsisten dalam upaya pemberantasan korupsi. Bahkan, perang terhadap korupsi itu tidak pandang bulu. Buktinya, Setya Novanto selaku Ketua Umum Partai Golkar yang menjadi salah satu partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK tetap diperlakukan sama.Selain presiden, kata Dewinta, peran Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam memberantasa korupsi terlihta nyata. Hal itu tampak dengan totalnya Polri membantu KPK mencari Setya Novanto. "Waktu penggeledahan rumah Setnov, Polri juga mengerahkan kekuatan maksimal mengawal KPK,” ujar Dewinta.Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, sesuai aturan, KPK memiliki maksimal waktu 120 hari untuk menahan Novanto selama proses penyidikan. Jika selama 20 hari penahanan berkas belum rampung, KPK bisa memperpanjang masa penahanan Novanto."Bisa diperpanjang 40 hari, lali 30 hari, bisa diperpanjang lagi 30 hari. Jadi sekitar 120 hari untuk pidana dengan ancaman sekitar di atas sembilan tahun," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 20 November 2017.Febri memastikan KPK berupaya keras segera membawa Novanto ke pengadilan. KPK ingin membeberkan sekaligus menguji semua bukti berkaitan pokok perkara kasus korupsi KTP-el yang menjerat Novanto. [metrotvnews.com]

Read More »

Desa Sori Tatanga di NTB Terang, Kini Anak-anak Bisa Belajar di Malam Hari

Malam mulai beranjak di desa Sori Tatanga, Dompu, NTB, tetapi ada suasana berbeda di kediaman Aba (Bapak) Yacub, sekarang rumahnya sudah terang, terpasang 4 Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di depan rumah, kamar, ruang tamu serta di dapur. Senyum tipis pun tidak lepas dari bibirnya."Saya sangat senang, rumah saya sudah terang, sehingga aktivitas di malam hari sudah bisa dilakukan, terutama untuk istri saya, bisa memasak di malam hari, sebelumnya jam 6 juga sudah berhenti semua kerjaan, karena hanya pakai lampu minyak tanah" ujar Yacub.Lampu ini juga bagus sehingga bisa diatur terangnya pakai remote control, saya bersyukur sekali, lanjut Yacub.Hal serupa juga dirasakan oleh pasangan suami istri Aba Ahyar dan Rustina dengan dipasangnya LTSHE mereka bisa tinggal di rumah mereka yang sebelumnya mereka tinggalkan dan anak anak pun bisa belajar di malam hari."Alhamdullilah dengan begini kami bisa tinggal di rumah sendiri, biasanya saya hanya datang di siang hari untuk bercocok tanam, karena kalau malam sudah gelap, saya takut. Sekarang anak-anak juga bisa belajar di malam hari, dan sekolahnya juga dekat, kalau sebelumnya tinggal di rumah orang tua di dusun bawah, pulang pergi jadinya," papar Rustina.LTSHE memang cocok untuk desa yang aksesnya sulit, karena memiliki beberapa keunggulan yaitu kekuatan terang mencapai 405 lumen atau setara dengan 40 watt pijar, yang dapat diatur keterangannya sampai 3 tingkat, apabila diatur dengan penerangan medium bisa tahan 2 hari, pengaturannya dapat dilakukan dengan remote control dan tombol di lampu, serta LTSHE ini mudah di copot dari gantungan sehingga bjsa dijadikan senter untuk warga yang akan aktivitas di luar.Program LTSHE merupakan upaya Pemerintah diperuntukan untuk rumah pedesaan yang secara geografis dan distrubusi penduduknya tersebar serta sulit dijangkau jaringan PLN. Pada tahun 2017 ini, LTSHE dipasang di 5 Provinsi di Indonesia dan diharapkan dapat melistriki 80.332 rumah. Sedangkan pada tahun 2018, pemasangan LTSHE direncanakan untuk 15 provinsi dan dapat melistriki 175.782 rumah. [esdm.go.id]

Read More »

Menteri BUMN Blusukan di Papua, Semen dari Rp 2 Juta Kini Rp 500 Ribu/Sak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, harga sejumlah barang termasuk yang kebutuhan pokok masyarakat Papua setara dengan daerah lain di Indonesia. Program tersebut kemudian dilaksanakan oleh sejumlah menteri.Namun dalam praktiknya di lapangan ditemui sejumlah kendala. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengaku terus berusaha keras untuk mewujudkan penyetaraan harga di Papua. "Kami mencoba sekeras mungkin (penyetaraan harga di Papua)," kata Rini, usai mengunjungi perkebunan kopi di Wolu, Wamena, Papua, Senin (20/11/2017).Sejumlah BUMN seperti PT Semen Tonasa, PT Pertamina, PT PPI, dan PT Pos Indonesia disinergikan untuk menjaga penyetaraan harga di Papua, termasuk menjamin ketersediaan pasokan. Direktur Utama PT Semen Tonasa, Muh Subhan, mengatakan pihaknya terus berkomitmen menjaga program satu harga di Papua."Kami terus berusaha dan berkomitmen. Memang isunya adalah soal logistik, tapi dengan sinergi kami berhasil menekan harga semen (di Papua) dari Rp 2 juta menjadi Rp 500 ribu per sak," kata Subhan di tempat yang sama.Rini pun sempat mengecek beberapa toko material di Wamena dan Puncak Jaya. Di Puncak Jaya, stok semen memang tak banyak. Ini lantaran pengiriman ke wilayah tersebut terhambat. Selain itu pedagang memang tak berani menyetok dalam jumlah banyak. Kondisi cuaca di Puncak Jaya menyebabkan semen tak bisa disimpan dalam waktu lama. Di Wamena, Rini juga mengecek sebuah toko bahan bangunan. Dia memastikan ketersediaan semen cukup dan penjual tak memasang harga seenaknya.Sibarani seorang pemilik toko bahan bangunan mengatakan harga semen di Wamena cukup terjaga. Pasokan juga tersedia cukup. Dalam sebulan dia bisa menjual lebih dari 200 sak semen. "Kalau tak dibatasi bisa lebih," kata dia.Rini berpesan kepada Sibarani, agar menjaga ketersediaan semen dan tidak memainkan harga. Terkait program penyetaraan harga ini, Rini mengatakan, BUMN tentunya tidak memperhitungkan untung dan rugi."BUMN memang harus untung. Tetapi kalau kita hitung-hitung sudah untung kita harus bisa memberi manfaat ke masyarakat," kata Rini.Selain mengecek stok BBM dan semen, Rini juga mengecek ketersediaan dan harga bahan pokok. Di Wamena dan Puncak Jaya saat ini harga minyak goreng sudah berhasil ditekan dari sebelumnya Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu per liter menjadi Rp 25 ribu per liternya.Direktur PT PPI, Agus Andiyani, mengatakan mulai 2 bulan yang lalu sampai sekarang pihaknya sudah mengirimkan sekitar 15 ton minyak goreng, gula, dan terigu ke Papua. Namun memang akhir-akhir ini pengiriman itu mengalami kendala karena faktor keamanan. Hal ini menyebabkan rute pengiriman memutar lebih jauh sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk sampai tujuan. [detik.com]

Read More »

Penembak Jitu Disiagakan di Pesta Anak Presiden Jokowi

Pesta adat dan resepsi Bobby Afif Nasution-Kahiyang Ayu di Medan akan dilaksanakan pada 24-26 November 2017. Penembak jitu akan disiagakan untuk mengawal jalannya acara putri dari Presiden Jokowi tersebut.Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Edy Hartono menyebutkan, selain penembak jitu, ada 4.000 personel gabungan yang juga menjaga resepsi itu. "Untuk penembak jitu sudah menjadi prosedur tetap. Sama seperti kedatangan presiden sebelum-sebelumnya," kata Edy Hartono, Senin 20 November 2017.Menurutnya, personel juga akan disebar untuk mengamankan arak-arakan pengantin dari Medan International Convention Center, Jalan Gagak Hitam/Ringroad menuju ke lokasi resepsi di Komplek Bukit Hijau Regency pada Minggu 26 November 2017."Personel sudah disiapkan untuk mengamankan acara itu khususnya di persimpangan jalan dan titik keramaian. Ini dilakukan untuk kelancaran acara dan tidak mengganggu kegiatan masyarakat," ucapnya. Tak hanya itu, acara pemberian marga untuk Kahiyang di Jalan Suka Tangkas, Medan Johor pada Selasa 21 November 2017, juga akan dilakukan pengamanan. "Jadi semua rangkaian acara ini akan diamankan. Semua sudah siap untuk melakukan pengamanan mulai dari pemberian marga sampai resepsi," beber Edy. [metrotvnews.com]

Read More »

Menteri Rini Ingin Kopi Papua Mendunia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno ingin agar kopi asal Papua bisa mendunia. Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan masyarakat di timur Indonesia tersebut bisa meningkat.Hal ini disampaikan Rini saat berkunjung ke kebun kopi rakyat di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.Dia mengungkapkan, kopi jenis arabika yang ditanam di Papua, khususnya Puncak Jaya, memiliki kualitas yang bagus. Namun, sayang perkebunan kopi yang ada selama ini belum digarap secara baik."Kopi mulia ini kualitasnya bagus. Tapi bagaimana bapak ibu petani yang memetik kopi bisa dapat pendapatan cukup, kopinya laku, tidak hanya di Indonesia, tapi dunia," ujar dia di Mulia, Puncak Jaya, Papua, Senin (20/11/2017).Agar para petani di Mulia ini bisa mengolah kopinya secara baik dan menghasilkan kualitas yang bagus, ucap Rini, Bank Mandiri membantu pembinaan dan pelatihan petani kopi. Nantinya produk kopi tersebut juga akan dibeli dan distribusikan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI)."Terima kasih yang sudah berikan pembinaan, sehingga kualitas kopi bisa menjadi nomor 1, harga 100 ribu per kg. Sehingga dapat terjaga kualitasnya. Ini Yang beli kopinya nanti PPI.‎ Kalau biji kopi diambil tepat waktu, penggilingan baik, kualitasnya akan bagus. Moga-moga Bank Mandiri bisa bantu," jelas dia.Sementara itu, mengenai permintaan dari para petani terkait kekurangan pelatih, gudang dan peralatan, Rini menyatakan BUMN akan membantu menyiapkannya. Namun dengan syarat masyarakat di Puncak Jaya bisa hidup rukun dan menghindari konflik."Kami akan perhatikan gudang dan peralatan, tapi harus rukun, tidak boleh lagi ribut. Buat kelompok tani nanti dapat alat dan gudang. Tapi harus damai, jadi saya tidak takut ke sini. Kalau damai mudah-mudahan saya bisa sering ke sini. Ini harus dibina supaya dapat pendapatan yang bagus, kami janji bantu mengembangkan selama di sini damai," jelas dia.Bupati Puncak Jaya Henok Ibo menyatakan, untuk meningkatkan pendapatan para petani kopi, ia telah menerbitkan surat keputusan (SK) terkait harga jual kopi petani."Kopi ini sudah 20-30 tahun ditanam‎, tapi persoalan besarnya adalah pemasaran. Saya sudah tanda tangan SK harga kopi, untuk kualitas nomor 1 harga 1 kg Rp 100 ribu, kualitas 2 harganya Rp 85 ribu, dan kualitas 3 Rp 50 ribu," tandas dia.Industri kopiSebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Indonesia menguasai industri gaya hidup dengan menggunakan kopi. Dia juga meminta pengusaha mengembangkan komoditas kopi tersebut.Jokowi mengatakan, selain perkembangan era digital, masih ada potensi besar lain, yaitu era industri gaya hidup. Hal ini didorong dengan meningkatnya strata sosial penduduk beberapa negara, yaitu Amerika Selatan, India, Afrika, dan China."Beberapa ratus juta penduduk di Tiongkok, India, Amerika Selatan, Afrika, saat ini dalam proses naik kelas untuk menjadi konsumen golongan kelas menengah (middle class)," kata Jokowi, ‎saat menghadiri penutupan Rakornas Kadin, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (3/10/2017).Jokowi melanjutkan, era gaya hidup merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dan bangsa Indonesia harus menguasainya. Dia juga meminta kalangan pengusaha tidak gagal menggarapnya."Ini masalah peluang, dan ratusan juta penduduk sedang dalam proses untuk bergabung ke global middle class. Inilah peluang bisnis besar, jangan sampai dilewatkan. Jangan kita gagal menggarapnya," ujar Jokowi.Jokowi menuturkan, Indonesia memiliki potensi yang dibutuhkan industri gaya hidup, salah satunya adalah komoditas kopi. Saat ini kebutuhan kopi begitu besar, sementara lahan yang dimiliki Indonesia cukup untuk memenuhinya."Menanamnya di seluruh Indonesia ini mau semuanya, dari Sabang sampai Merauke mau, kopi di Aceh, Bali ada, Sulawesi, Papua ada. Lahannya bisa semuanya dan pertumbuhannya luar biasa," papar Jokowi.Namun, dia menyayangkan, saat ini pengembangan komoditas tersebut dari hulu sampai hilir belum optimal. Seperti kualitas kopi yang ditanam petani Indonesia kurang diperhatikan, peremajaan tanaman kopi pun masih minim. Sedangkan sekolah mengenai kopi belum ada dan pendidikan peracik kopi (barista) juga belum ada. [liputan6.com]

Read More »

Pemerintah Siapkan ‘Operasi Opini’ soal Kondisi Papua

Pemerintah akan menggalakkan operasi pelurusan opini guna menangkal opini menyimpang soal kondisi dan penanganan persoalan di Papua. Opini yang beredar di media sosial dinilai sudah meresahkan karena bermuatan spekulasi."Kita juga kita melakukan operasi opini, pelurusan opini. Dengan kejadian ini banyak sekali opini yang beredar di masyarakat lewat medsos banyak spekulasi-spekulasi yang muncul," ujar Menko Polhukam Wiranto kepada wartawan seusai rapat khusus mengenai kondisi Papua di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).Pelaksanaan tugas ini, menurut Wiranto, akan dikomandoi Menkominfo Rudiantara. Namun belum ada penjelasan soal bentuk operasi khusus ini."Oleh karena itu, tadi Menkominfo ada di sini kita berikan tugas bagaimana kita meluruskan opini negatif, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Banyak sekali opini yang tidak objektif, opini yang negatif, opini yang membangun kebencian ini akan kita lawan," sambungnya.Caranya, menyebarkan informasi soal fakta kondisi di Papua. Contohnya terkait program pemerataan keadilan dan ekonomi lewat pembangunan infrastruktur serta penyamaan harga kebutuhan bahan pokok."Dengan memberikan penjelasan yang benar kepada masyarakat dan dunia internasional itu yang penting, jangan sampai ada tuduhan-tuduhan," katanya. [detik.com]

Read More »

Saat Admin FB Info Seputar Presiden Balas Inbok Bahasa Inggris dengan Bahasa Jawa

Sudah dua hari ini Facebook Info Seputar Presiden mendapatkan banyak sekali inbok dari sebuah akun Facebook, isi inbok tersebut dikirim dengan menggunakan bahasa Inggris. Berikut ini inbok pertama yang dikirim akun Facebook tersebut,''Hey Info Seputar Presiden, I think this content is my intellectual property, and it can't be used without my permission. Could you please message me back about this or take it down?", setelah mendapatkan inbok tersebut lalu admin ISP dengan bermodal Google Translate membalasnya, "Sorry, which content?"Setelah itu ia kembali membalasnya, ''My treasures heritages and my Son treasures in Swiss Bank Switzerland. jokowi with Walubi group and Minister Lukita and Airlangga Hartarto. jokowi the leader of course. jokowi with them does not have my(and my Sons) retina eyes and our 25 certificates and our blood and our DNA and our signatures and etc. We must go to Switzerland etc for Our treasures and treasures Heritages from my Daddy and my Grandfather. Return it and go away from our live. Jokowi may not steal use name Indonesia country. Because that is not Indonesian treasures. Jokowi with his cabinet already steal it before with his cyber and made conspiracy our Id, family card, passport is Indonesian. Tricky. If jokowi knew the rule of bank in SNB(more than 1 billion must with Retina eyes, etc to verification in Switzerland in front of director bank. And our names Axa insurance Switzerland. I got jokowi photo with walubi at kemayoran and after that lukita trying to steal it too. Swiss Bank told me about that I share to SNB about their photos and activities trying to rob it".Karena mendapat inbok yang cukup panjang, lalu Admin ISP kembali membalasnya dengan menjelaskan kalau ISP bukan facebook milik Presiden Jokowi, "Sorry this is not an official facebook account of President Jokowi. Please try to convey directly to the facebook account of President Joko Widodo". Setelah itu ia kembali membalas inbok tersebut dengan cukup panjang, "I think jokowi already blind heart and he terors us already more than a years use his group and apparatus. he rob 2 billion dollar and now he want to rob 300 billion treasures heritages. I think he is not a good president and he is not a good Moslem. Good Moslem knew about may not steal belongs other and may not steal heritages. Will get curse". Itu sepenggal balasan dari akun facebook tersebut.Saking pusingnya Admin ISP pun akhirnya membalas dengan menggunkan Bahasa Jawa, "Uwis tek jelasna, akun Facebook Info Seputar Presiden kiye udu resmi duweke Pak Jokowi. Inyong sing duwe akun Facebook kiye wong desa, ngerti Bahasa Inggris mung pas-pasan. Sirahe puyeng ora mudeng artine nek maca inbok nganggo Bahasa Inggris kaya kiye, kudu karo Google Translate tembe ngerti artine. Nek ana aspirasi utawa keluhan, monggo langsung mawon meng Facebook resmi Presiden Joko Widodo. Maturnuwun".Entah apa maksud dan tujuannya, hingga berita ini disusun, akun Fecebook tersebut masih terus mengirim pesan via inbok ke ISP.

Read More »

Gaya Mesra Kahiyang-Bobby Jelang Ngunduh Mantu di Medan

Rangkaian acara ngunduh mantu Presiden Jokowi di Medan sudah dimulai. Pada Minggu (19/11/2017), pasangan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution menjalani prosesi haroan boru.Tradisi itu adalah salah satu rangkaian dari upacara adat dalam pesta pernikahan Tapanuli Selatan. Acara itu pun cukup menyita perhatian, karena Kahiyang Ayu disambut oleh sanak keluarga Bobby. Kahiyang Ayu pun tampak cantik dengan gaun berwarna biru.Esoknya setelah acara tersebut, Kahiyang Ayu mengunggah video melalui Instastory-nya. Video itu menunjukkan kemesraan pasangan suami istri baru itu.Kahiyang Ayu tampak mengenakan kerudung biru muda dan tersenyum ke arah kamera. Sementara Bobby mengenakan polo shirt putih dengan garis biru. Pria itu juga mengenakan peci berwarna hitam.Mesranya pasangan baruPada video selanjutnya mereka berpose lebih dekat lagi. Bahkan, Kahiyang terkesan seperti akan mencium pipi Bobby. Keduanya menampilkan ekspresi ceria dan lucu. Gemas, ya...Kahiyang Ayu dan Bobby akan melangsungkan acara ngunduh mantu pada Minggu (26/11/2017). Serangkaian acara diadakan sebelumnya dari mulai penyambutan kedatangan putri kedua Jokowi itu hingga pemberian marga yang sama seperti ibu Bobby, yaitu Siregar. [liputan6.com]

Read More »

Ramai Meme Setya Novanto, Menkominfo: Masak Saya Larang?

Masyarakat terus menghujani tersangka Kasus e-KTP Setya Novanto lewat meme bernada sinis. Bahkan pengacaranya, Fredrich Yunadi, sudah melaporkan masyarakat yang menghina Novanto.Tetapi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memandang meme itu sebagai bagian dari ekspresi masyarakat atas sikap Novanto."Kalau itu, menurut saya, ya itu ekspresi dari masyarakat," kata Rudiantara di gedung Kemenko Pulhukam, Jalan Merdeka Barat, Senin (20/11/2017).Rudiantara mengatakan tak bisa melarang masyarakat berekspresi melalui meme, termasuk meme bernada satire. Ekspresi masyarakat, kata Rudi, adalah perasaan sosial masyarakat atas sesuatu."Ya itu susah saya bilang karena ekspresi dari masyarakat dan ekspresi dari perasaan sosial masyarakat, masak saya larang," kata Rudiantara.Rudiantara juga mengkritik soal potensi tindak pidana bagi masyarakat yang menyebarkan meme itu. Menurutnya, harus ditelusuri apakah ada potensi pencemaran baik di dalamnya atau tidak."Begini, pidananya di mana dulu? Karena Pasal 27 ayat 23 (UU ITE) pencemaran nama baik juga sekarang hukumannya sudah di bawah 5 tahun, jadi tidak bisa lagi orang ditahan karena harus ada delik aduan dulu," ucap Rudi. [detik.com]

Read More »

Presiden Jokowi: Saya Tak Pernah Komunikasi Urusan Pilpres ke Wapres JK

Foto : Biro Pers SetpresWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) punya kalkulasi tentang sosok yang tepat sebagai pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2019. Tetapi rupanya Presiden Jokowi tak pernah membahas soal pemilihan presiden dengan JK."Kita ini urusan kalau komunikasi ya urusan kerja, nggak sampai urusan-urusan kayak itu," kata Jokowi usai membuka acara Simposium Nasional Kebudayaan di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017).JK sendiri pernah menegaskan tak akan ikut dalam Pilpres 2019. Tetapi hal ini juga belum pernah dibahas bersama dengan Jokowi meski bertemu hampir setiap hari."Komunikasi tiap hari dengan Pak JK, wong tiap hari ketemu," kata Jokowi.Sebelumnya pada acara Rekernas IV Partai Nasdem, JK menyampaikan tentang sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi jika ikut Pilpres lagi. Jokowi yang berasal dari suku Jawa dinilai pas jika berpasangan dengan sosok dari luar Jawa."Kalau presidennya nasional, wakilnya harus religius. Kalau presidennya politisi, biasanya wakilnya harus teknokrat. Yang penting cakupan pemilihnya luas," kata JK di sela menghadiri acara Rakernas Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11). [detik.com]

Read More »