Home / admin (page 110)

admin

Tak Sudi Seleksi CPNS Dinodai Praktik Kotor, Menpan-RB Beri Peringatan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Asman Abnur memberikan peringatan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses seleksi CPNS 2017.Asman tak sudi proses seleksi itu dinodai dengan praktik kotor jual beli kursi CPNS yang melibatkan pegawai internal lembaga pemerintahan dan para pendaftar CPNS.“Saya minta supaya ini (seleksi CPNS) terbuka,” ujarnya di Kantor Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (18/9/2017).Menpan-RB berjanji akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam praktik jual beli kursi CPNS dengan langsung menggugurkan peserta yang terlibat jual beli kursi tersebut.Pemerintah tutur Asman, mengharapkan agar proses seleksi CPNS bisa berjalan transparan sehingga setiap jabatan yang buka bisa ditempati oleh pegawai-pegawai yang berkualitas.Advertisment“Jadi (posisi itu) jangan hanya diduduki oleh kalangan internal saja (keluarga atau kerabat pegawai internal),” kata Menpan-RB.Ia masih meyakini bahwa Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) bisa melakukan tugas pengawasan secara maksimal sehingga tidak akan ada lagi praktik kotor dalam seleksi penerimaan CPNS.Seperti diketahui, sebanyak 60 kementerian atau lembaga dan 1 pemerintah provinsi membuka 17.928 lowongan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) pada tahun ini.Hal itu disambut antusias oleh masyarakat. Hingga Jumat pekan lalu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sudah ada 373.178 orang yang mendaftar. [kompas.com]

Read More »

Cerita Bobby Minta Restu ke Presiden Jokowi untuk Nikahi Kahiyang

Calon menantu Presiden Joko Widodo, Muhammad Afif Bobby Nasution blak-blakan soal perjuangannya minta restu untuk menikahi Kahiyang Ayu. Seperti apa?Perjuangannya itu terungkap saat menjawab pertanyaan 'nyeleneh' netizen di vlog Kaesang berjudul 'QnA: Aku, Mas Bobby dan Mbak Ayang'. Vlog itu diunggah pada Senin (18/7/2017)."Mba ayang, waktu Mas Bobby minta restu ke Bapak, Mas Bobby bawa sepeda nggak?" tanya Kaesang membacakan pertanyaan dari netizen."Saya dikasih sepeda malahan," ucap Bobby.Kemudian, ibu negara Iriana Widodo muncul dan ikut menanggapi pertanyaan dari netizen."Nggak bawa apa-apa," kata Iriana sambil tertawa.Sontak saja Kaesang, Kahiyang dan Bobby kemudian tertawa. Bahkan Kahiyang menyebut kekasihnya itu sosok yang tidak romantis."Blas ora romantis (sama sekali tidak romantis)," sebut Kahiyang."Ngomongnya di bandara pula," sambung Bobby.Kemudian Kahiyang membocorkan percakapan Bobby yang ingin meminta restu ke Jokowi. "Bu, bu..Saya mau datang," kata Kahiyang.Kahiyang dan Bobby rencananya akan melangsungkan pernikahan pada 8 November mendatang. Keduanya menggelar akad dan resepsi di Graha Saba Buana, Solo. [detik.com]

Read More »

Presiden Jokowi Tinjau Balai Ekonomi Desa Tuksongo dan Wringinputih

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerja di Magelang, Jawa Tengah dengan meninjau Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Tuksongo dan Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Senin (18/9).Dalam kunjungan Balkondes di Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Presiden Jokowi meninjau maket, sentra UKM, dan fasilitas yang ada. Balkondes Tuksongo, dikelola oleh PT Telkom Indonesia Tbk (Persero), memiliki fasilitas Rumah Joglo dan Plaza atau Amphitheatre sebagai panggung kesenian dan pentas budaya, ruang meeting, homestay enam unit, musola, toilet umum, toilet untuk kalangan difabel, taman, dua rumah limasan sebagai ruang pajang hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan Resto, serta 1 limasan kecil sebagai lokasi workshop para pelaku UMKM. Sementara itu, usai meninjau Balkondes Tuksongo, Presiden Jokowi melihat Balkondes Wringinputih. Kali ini, Balkondes Wringinputih dilengkapi arena olahraga tradisional dengan jenis panahan atau biasa disebut jemparingan.Presiden Jokowi saat meninjau Balkondes Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Senin (18/9). Sebagai informasi, panahan atau Jemparingan, adalah seni memanah gaya Mataram yang dahulu sering digelar di seluruh wilayah kerajaan kuno Yogyakarta.Hal yang membedakan dari Balkondes lainnya di wilayah Kecamatan Borobudur, di Balkondes Wringinputih seluruh kerangka bangunannya memakai bambu. Sedangkan atap Balkondes Wringinputih bukan genteng, melainkan dari daun rumput dan pada bagian belakang bangunan juga dilengkapi dengan lahan untuk berlatih jemparingan dengan jarak sasaran 50 meter.Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Mensesneg Pratikno, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [setkab.go.id]

Read More »

Turun dari Mobil, Presiden Jokowi Bagi-Bagi Sembako ke Tukang Becak di Cirebon

Presiden Joko Widodo membagi-bagikan sembako kepada tukang becak di Jalan Kanggraksan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/9/2017) petang.Presiden sedang dalam perjalanan dari Bandar Udara Cakrabhuana, Cirebon, menuju lokasi Festival Keraton Nusantara di Gua Sunyaragi, Kesambi.Di tengah perjalanan, iring-iringan kendaraan yang ditumpangi Presiden Joko Widodo berhenti.Para pasukan pengamanan presiden membagikan paket sembako kepada puluhan tukang becak yang tengah mangkal di pinggir jalan. Jokowi juga ikut turun dari mobil dinasnya dan memberikan paket sembako dalam plastik berwarna merah kepada tukang becak."Makasih ya Pak," kata salah satu tukang becak kepada Jokowi."Iya sudah kerja lagi ya," kata Jokowi lalu kembali masuk ke mobil dinasnya. [kompas.com]

Read More »

Pria Bersenjata Ditangkap Polisi di Cirebon Diduga Incar Presiden Jokowi

IM (31), seorang terduga teroris ditangkap di Bandara Cakra Buana Penggung Kota Cirebon, jelang kehadiran Presiden Jokowi. Pelaku diduga berniat untuk menyasar Presiden Jokowi."Dia ini sifatnya lone wolf. Menyasar siapa saja. Ada petugas ya petugas, kalau mendekat ke Presiden ya tidak menutup kemungkinan (sasar presiden)," ucap Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana saat dikonfirmasi via telepon, Senin (18/9/2017).Aksi pelaku gagal terjadi. Tim gabungan Polda Jabar dan Polres Cirebon lebih dahulu meringkus IM. Ia ditangkap di sekitaran Bandara Penggung sekitar pukul 14.30 WIB.Jokowi sendiri memang dijadwalkan hadir di Kota Cirebon. Ia akan menghadiri penutupan Festival Keraton Nusantara (FKN) XI.Pelaku sendiri membawa 5 buah bom molotov yang sudah disebar. Selain bom molotov, pelaku juga membawa senjata tajam berupa sangkur, airsoft gun dan pepper spray."Bom belum meledak karena Presiden belum tiba dan pelaku sudah kita tangkap," katanya. [detik.com]

Read More »

Tahun Depan Presiden Jokowi Targetkan Membangun 300 Jembatan Gantung

Foto : Agus Suparto/Fotografer KepresidenanSebelum bertolak menuju Kota Cirebon, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu meninjau jembatan gantung Mangunsuko, di Desa Mangunsuko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Senin, 18 September 2017. Jembatan sepanjang 120 meter tersebut menghubungkan Desa Mangunsuko dengan Desa Sumber, Kabupaten Magelang.Setelah melihat sendiri bagaimana konstruksi dan jembatan tersebut dibangun, Presiden yang didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengaku puas dengan pekerjaan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini. Ia menyebut bahwa jembatan-jembatan serupa itu sangat diperlukan di banyak daerah."Kebutuhannya ribuan, baik di Jawa atau luar Jawa. Tahun ini kita memang hanya membangun 70-an, tapi tahun depan kita targetkan minimal 300, tahun depannya lagi kita tingkatkan lagi. Karena data yang masuk ke kita ada ribuan permintaan membuat jembatan seperti ini," ia menerangkan.Pembangunan jembatan-jembatan tersebut memang harus digalakkan. Sebab, wilayah-wilayah yang tadinya terpisahkan kini dapat terhubung dan mendukung mobilitas orang maupun barang dengan lebih efektif dan efisien."Ini bisa dilewati kendaraan, tentu saja mobilitas orang maupun barang bisa cepat. Kalau tidak kan mutar ke sana berapa puluh kilometer," kata Presiden.Selain meninjau jembatan gantung Mangunsuko, Presiden juga mendapatkan penjelasan mengenai proyek rumah susun di Kabupaten Magelang. Ia juga menandatangani prasasti pembangunan jembatan gantung Mangunsuko, jembatan gantung Krinjing, ruamh susun di Desa Tanggul Rejo, Desa Gunung Pring, serta Desa Gulon Kabupaten Magelang.Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Read More »

Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Gantung Krinjing dan Mangunsuko di Magelang

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Magelang, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Gantung Krinjing dan Mangunsuko di sisi Jembatan Gantung Mangunsuko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9) siang.Selain itu, di tempat yang sama, Presiden juga meresmikan secara simbolis 3 (tiga) Rumah Susun Sewa MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah, yang masing-masing berlokasi di desa Tanggulrejo, Gunungpring, dan Gulon di Magelang. Usai peresmian Presiden melakukan peninjauan ke jembatan gantung.Jembatan Gantung Mangunsuko ini menghubungkan desa Mangunsuko dan desa Grogol ke desa Sumber dan desa Tutup. Sementara Jembatan Gantung Krinjing menghubungkan desa Paten dan desa Jombong ke desa Krinjing dan desa Gandelan.Mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian tersebut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [setkab.go.id]

Read More »

Beli Dompet dan Tas Kulit Ikan Pari, Ibu Iriana: Untuk Kondangan

Ibu Negara Iriana Jokowi membeli empat dompet dan sebuah tas dari kulit ikan pari di pengrajin Boyolali. Iriana mengatakan pada pemiliki galeri bahwa tas itu akan dipakainya untuk kondangan."Pak, saya mau cari tas dan dompet untuk kondangan," ucap Wawan menirukan perkataan Iriana kepadanya.Iriana datang ke rumah yang juga bengkel dan galerinya di Dukuh Sambon RT 08/02 Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali pada Jumat (15/9) siang.Selama satu jam Iriana memilih berbagai produk UKM kerajinan kulit pari, dia akhirnya memilih empat dompet kulit pari. Iriana juga memilih model sebuah tas untuk dipesan sesuai dengan seleranya.Model tas yang dipilih Iriana berupa tas jinjing dengan kombinasi kulit sapi dan kulit ikan pari."Sudah cocok modelnya. Tapi minta semuanya dari kulit ikan pari, termasuk handlenya. Dan warnanya hitam (semua)," tutur Wawan.Saat ini Wawan sedang menyelesaikan pesanan tersebut. Dia meminta waktu kepada Iriana selama seminggu untuk menyelesaikan pesanan tersebut.Wawan bercerita saat itu Iriana datang dengan penampilan sederhana dan berkerudung warna abu-abu. Karena penampilan Iriana yang sederhana, Wawan mengaku sempat ragu.Apalagi, saat ditanya Iriana sempat mengaku dirinya adalah ibu rumah tangga dari Solo. Berada di rumah Wawan selama 1 jam, Iriana akhirnya memilih dan membeli langsung 4 dompet dari kulit ikan pari.Di akhir kunjungan Iriana, Wawan mengaku baru memberanikan diri bertanya ke Iriana."Maaf Ibu mirip ibu Iriana. Terus dijawab, 'Iya pak saya ibu Iriana'. Setelah itu saya mau tanya-tanya lebih jauh malah takut. Seperti nggak percaya kerawuhan (kedatangan) ibu Presiden," kata Wawan. [detik.com]

Read More »

Ruhut: Prabowo Kebelet Mau ‘Nyapres’, Jadi Asal Komentar

Mantan Anggota DPR RI Ruhut Sitompul menyesalkan sikap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut bantuan kemanusiaan untuk Rohingya hanya pencitraan pemerintahan Joko Widodo.Ia menilai, sikap Prabowo tersebut tidak terlepas dari hasrat mantan Danjen Kopassus itu untuk maju kembali dalam pilpres 2019."Prabowo kebelet mau nyapres jadi asal saja komentar, ngawur," kata Ruhut, Senin (18/9/2017).Ruhut menegaskan, bantuan pemerintah untuk kaum Rohingya yang saat ini mengalami kekerasan di perbatasan Myanmar dan Bangladesh sudah tepat.Bantuan tersebut merupakan bentuk politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif."Indonesia kan tidak bisa ikut campur mau kirim pasukan, ya hanya bisa memberi bantuan seperti itu," kata mantan tim sukses Jokowi-JK ini.Ruhut menegaskan bahwa pilpres 2019 masih dua tahun lagi. Daripada sibuk mengkritik Jokowi, Ruhut meminta Prabowo untuk melakukan langkah nyata dalam membantu kaum Rohingya."Prabowo jangan omdo, omong doang," ujar dia.Prabowo sebelumnya menganggap bantuan kemanusiaan yang diberikan Indonesia untuk warga etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar adalah bentuk pencitraan Presiden Joko Widodo."Kalaupun kita sekarang kirim bantuan menurut saya itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang. Jadi saudara-saudara di sini saya harus kasih tahu supaya tidak emosional," kata Prabowo di Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (16/9/2017).Padahal, menurut Prabowo, langkah yang bisa dilakukan Pemerintah Indonesia untuk membantu Rohingya adalah dengan menjadikan Indonesia sebagai negara yang disegani di dunia."Percaya sama saya, kalau kita kuat, kaum Rohingya kita bantu, kita beresin. Kita harus kuat untuk bantu orang lemah, tidak bisa lemah bantu lemah, miskin bantu miskin," ucap dia.Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, Rabu (13/9/2017) melepas 34 ton bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di perbatasan Myanmar-Banglades, di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.Sebanyak 34 ton bantuan kemanusiaan itu terdiri dari makanan siap saji, paket sembako, family kit, tangki air, tenda untuk pengungsi, pakaian anak serta selimut.Bantuan itu diberangkatkan usai Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkomunikasi dengan pemerintah Banglades dan Myanmar mengenai bantuan yang paling dibutuhkan pengungsi.Bantuan ini bukanlah yang terakhir. Pemerintah terus menghimpun bantuan kemanusiaan untuk didistribusikan untuk ratusan ribu pengungsi Rohingya.Pada Kamis (14/9/2017), 34 ton bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya tiba di Banglades. [kompas.com]

Read More »

Soal Ajakan Nobar Film G30/S/PKI, Presiden Jokowi: Akan Lebih Baik Kalau Ada Versi Paling Baru

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan soal ajakan nonton bareng (nobar) pemutaran film Gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia (G30/S/PKI) yang dilakukan oleh berbagai kalangan di masyarakat. Presiden menekankan, bahwa nonton film apalagi mengenai sejarah itu penting.Tapi untuk anak-anak milenial yang sekarang, menurut Presiden, tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk ke mereka, biar mengerti mereka bahaya komunisme, biar mereka tahu juga mengenai PKI.“Akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial,” kata Presiden Jokowi usai meresmikan Jembatan Gantung Mangunsuko, di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9) siang.Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengomentari kerusuhan yang terjadi di depan gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta, terkait dengan kecurigaan massa mengenai adanya diskusi tentang PKI di gedung tersebut, Minggu (17/9) malam. Presiden meminta agar hal-hal seperti itu serahkan ke aparat.“Masyarakat jangan bertindak main hakim sendiri, serahkan ke aparat. Sampaikan saja ke aparat nanti yang menyelesaikan aparat. Kita ini negara hukum,” tegas Presiden Jokowi.TAP MPRSPresiden Jokowi menampik tudingan dirinya tidak melihat ada bahaya PKI. Menurut Presiden, kita harus mengingatkan kepada seluruh masyarakat. “Kalau dipandang masih ada ruang untuk berkembangnya komunisme ya memang harus diingatkan terus masyarakat,” tegasnya.Yang paling penting, lanjut Presiden Jokowi, sudah ada TAP MPRS mengenai larangan untuk PKI, untuk komunis. “Jelas sekali. Jadi kalau ada ya tunjukkan di mana, hukum,” pungkas Presiden. [setkab.go.id]

Read More »