Home / 2017 / November (page 7)

Monthly Archives: November 2017

Menkominfo: Refarming 2,1 GHz Bikin Internet Makin Ngebut

Setelah mengumumkan Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) sebagai pemenang lelang, pemerintah akan melakukan penataan ulang atau refarming frekuensi 2,1 GHz. Bila telah rampung, akan memberikan imbas makin lancarnya internet di perkotaan.Demikian diutarakan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat berbincang usai peluncuran Go-Bills di markas Go-Jek, Jakarta, Rabu (22/11/2017).Pria yang kerap disapa Chief RA itu menjelaskan bahwa dilelangnya frekuensi 2,1 GHz tidak terlepas dari peningkatan trafik data di perkotaan. Untuk mengimbangi hal tersebut maka dimanfaatkan sisa spektrum yang ada di frekuensi 2,1 GHz.Maka pada akhir September silam, Kominfo membuka lelang. Selang sebulan, diumumkan bahwa operator seluler Tri dan Indosat sebagai pemenangnya. Kedua operator ini yang telah melakukan penawaran tertinggi dengan nilai Rp 423 miliar untuk spektrum 5 MHz.Setelah proses lelang selesai, berlanjut ke penataan ulang frekuensi. Proses ini diperlukan karena penetapan kanal pada rentang 2,1 GHz tersebut berada pada kondisi yang tidak berdampingan dengan pita frekuensi radio yang telah ditetapkan sebelumnya.Dengan pita frekuensi radio yang berdampingan, maka akan memberikan keuntungan yang maksimal bagi semua operator dalam menggelar jaringan seluler. Dampaknya, masyarakat akan merasakan kecepatan dan kualitas akses mobile broadband yang relatif jauh lebih baik.Penataan ulang frekuensi 2,1 GHz sudah berlangsung mulai Selasa tengah malam kemarin, (21/11/2017). Proses ini diharapkan dapat rampung pada awal tahun depan."Refarming sudah dimulai, Insya Allah April 2018 selesai. Biar kita cepat menikmati kualitas layanan data yang lebih baik di kota," pungkas Rudiantara. [detik.com]

Read More »

Tangkal Hoax, MenPAN-RB Kumpulkan Humas Pemerintah di Palembang

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur menggelar pertemuan bersama seluruh pejabat humas serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Palembang. Dia berharap seluruh pejabat humas melakukan inovasi saat menyampaikan informasi ke masyarakat untuk menangkal berita bohong alias hoax."Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, penggunaan media sosial untuk menyebarkan berita hoax juga semakin beragam. Untuk itu, pemerintah tidak boleh kalah dan harus mampu mengatasi persoalan-persoalan ini melalui inovasi penyampaian informasi humas pemerintah," terang Asman saat membuka acara Sinergi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) yang diikuti seluruh pejabat humas di Indonesia, di Hotel Novotel, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (22/11/2017).Dalam kesempatan itu, Asman meminta seluruh elemen berperan aktif menangkal hoax yang sudah menjamur dan meresahkan warga. Jadi setiap informasi yang disampaikan harus dapat dipastikan kebenarannya ketika sampai ke masyarakat.Dengan peran humas tersebut, dia optimistis peredaran berita hoax bisa ditangkal. Apalagi menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 ataupun saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, berita hoax diprediksi bakal marak."Semua berita hoax dapat ditangkal kalau humas itu memberikan informasi sampai pada masyarakat. Jadi humas memang harus cepat respons dan saat menyampaikan informasi harus sampai pada masyarakat, tidak boleh berputar-putar, tidak boleh lama," sambungnya.Untuk menangkal hoax, Asman juga akan memperbaiki sistem rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia menegaskan tidak boleh lagi ada kolusi atau titipan-titipan dari pejabat. Seluruh calon ASN harus bisa bersaing melalui kemampuan masing-masing."Sekarang sistem rekrutmen tidak bisa dibantu oleh pejabat, oleh beking-bekingan. Semua harus menjadi ASN melalui proses rekrutmen berdasarkan kemampuan masing-masing calon, sehingga mulai dari daerah sampai pusat semua sama-sama mendukung ini, " tutupnya.Terakhir, dia meminta warga tidak menyiarkan berita-berita hoax karena dapat merugikan warga lain. Dia juga berpesan agar seluruh kebijakan disampaikan langsung oleh pemerintah melalui pejabat humas dan media informasi pemerintah secara resmi. [detik.com]

Read More »

Menko Luhut Ajak Semua Pihak Bergerak Selamatkan Sungai Citarum

Sungai Citarum tak pernah lepas dari perbincangan. Berbagai upaya sudah dilakoni pemerintah pusat dan daerah guna menyelesaikan masalah di sungai paling panjang di Jawa Barat tersebut.Demi menyelesaikan permasalahan yang ada, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan para pegiat lingkungan menggelar pertemuan.Berbagai masalah dan solusi dibahas dalam pertemuan tersebut. Semua pihak sepakat untuk bersama-sama menyelamatkan Citarum demi kehidupan generasi yang akan datang.Luhut menyatakan perlu ada integrasi program demi menyelesaikan masalah di Sungai Citarum. Jangan sampai program yang dilakukan saling tumpang tindih satu sama lainnya."Sekarang (program harus) terintegrasi, sekarang kita melibatkan Pangdam, Kapolda, bupati," kata Luhut usai Lokakarya Penataan Sungai Citarum di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Rabu (22/11/2017).Menurut Luhut, Citarum merupakan masalah nasional yang perlu perhatian bersama. Ia mengajak perguruan tinggi, masyarakat hingga para ulama untuk ikut bergerak menyelamatkan Citarum. [detik.com]

Read More »

Presiden Jokowi Hadiri Munas NU di Lombok

Foto : Biro Pers SetpresPresiden RI, Ir. H. Joko Widodo tiba di Pulau Lombok dalam kunjungan kerja untuk membuka Munas Alim Ulama dan Konfrensi Besar Nahdatul Ulama di Nusa Tenggara Barat.Presiden dan rombongan mendarat di Lombok Internasional Airport (LIA) Praya, Lombok Tengah pada pukul 18.55 Wita, Rabu (22/11) malam, menggunakan pesawat kepresidenan.Kedatangan Presiden Jokowi disambut langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi bersama Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak di dampingi Danrem 162 WB, Kol.Inf. Farid Makhruf, Danlanud Rembiga, Kol.Pnb. Dodi Fernando, Danlanal, Kol Mar. Djentaju Suprihandoko dan Wakapolda NTB, Kombes Pol Drs Tajuddin.Kepala Biro Humas dan Protokol Seta NTB Irnadi Kusuma, mengatakan dalam kungannya kali ini Presiden RI, Joko Widodo dijadwalkan akan membuka secara resmi Munas Alim Ulama NU dan Konbes PBNU di Ballroom Islamic Center NTB di Mataram, Kamis (23/11).Pada kegiatan akbar yang akan berlangsung hingga Minggu (26/11) tersebut, 1.000 ulama se-Indonesia dipastikan akan hadir, disamping sejumlah menteri Kabinet Kerja dan undangan lainnya.Sebelum kembali ke Jakarta, Kamis sore (23/11), Presiden Jokowi juga dijadwalkan mengadakan silaturahmi dengan berbagai komponen masyarakat di NTB. [antaranews.com]

Read More »

Pesiden Jokowi Tegaskan Semua WNI di Malaysia Harus Punya Paspor

Foto : Biro Pers SetpresSelepas menghadiri konsultasi tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia, Presiden Joko Widodo bertemu dengan masyarakat Indonesia di Sarawak yang digelar di Stadium Perpaduan, Kuching Sarawak, Malaysia pada Rabu, 22 November 2017.Dalam pertemuan yang tidak kurang dihadiri 7.000 orang itu, Presiden Jokowi mengingatkan agar semua warga negara Indonesia harus memiliki Paspor. “Semuanya harus pegang paspor, yang belum pegang paspor segera urus di Konjen,” tutur Presiden.Presiden Jokowi pun berjanji dalam proses pengurusan paspor tidak ada pungutan lain selain harga resmi dan pelayanan yang cepat di KBRI maupun di konsulat jenderal. Bahkan dirinya telah memerintahkan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia dan juga Konsul Jenderal RI Kucing, Johar Gultom untuk memberikan kemudahan dalam proses pengurusan paspor. “Semua yang berurusan dengan paspor dipercepat, tidak ada pungutan lain selain harga yang resmi,” kata Presiden.Jangan sampai ada warga negara Indonesia yang tidak memiliki paspor karena dalam proses pengurusan paspor dipersulit. “Saya tidak mau rakyat kita tidak pegang paspor gara-gara ada yang mainin masalah paspor,” ucap Presiden.Selain paspor, Presiden juga mengingatkan agar anak-anak Indonesia yang lahir memilliki akte kelahiran. “Anak-anak yang lahir semuanya diurus akta kelahirannya di konjen, agar nanti kalo sudah dewasa ada pegangan hukumnya,” ucap Presiden.Untuk yang belum memiliki akte kelahiran, Presiden minta agar diurus di konsulat jenderal. “Jangan sampai anak-anak kita tidak memiliki akte kelahiran, karena anak-anak kita semuanya harus sekolah,” ujar Presiden.Presiden juga mengingatkan agar anak-anak yang berada di Sarawak untuk bersekolah. Dalam konsultasi tahunan ke-12 yang baru saja diikutinya, Presiden telah meminta ke PM Najib untuk membangun sekolah. Tahun ini telah dibangun 19 Community Learning Center (CLC) tempat sekolah. “Target sampai Juli 2018 adalah 50 CLC sekolah. Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak sekolah. Masa depan Indonesia ada di anak-anak kita,” ujarnya. Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana.Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Read More »

Presiden Jokowi Bertemu PM Najib, Kedua Negara Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Berbagai Bidang

Foto : Biro Pers SetpresKerja sama antara Indonesia dan Malaysia semakin kokoh. Hal ini didukung oleh meningkatnya angka perdagangan lebih dari 21 persen di semester pertama 2017. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri Dato’ Sri Mohd. Najib di Hotel Hilton, Kuching, Malaysia, pada Rabu, 22 November 2017.Selain itu, Indonesia juga telah memulai ekspor beras ke Malaysia pada bulan Oktober 2017 lalu sebanyak 25 ribu ton. Jumlah ekspor tersebut diharapkan akan terus meningkat setiap tahunnya.“Dan Indonesia berharap Malaysia dapat mengalokasikan 20 persen dari kuota impor berasnya, sekitar 150 ribu ton dengan mengimpor dari Indonesia,” ucap Presiden. Pengaturan perbatasan yang merupakan salah satu ciri khas hubungan Indonesia-Malaysia juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut.“Indonesia mengharapkan draft Border Crossing Agreement yang sudah selesai dirundingkan untuk segera ditandatangani. Demikian juga dengan Border Trade Agreement,” kata Kepala Negara.Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kedua negara memiliki kerja sama baru yang sangat strategis yaitu penguatan kemitraan untuk kelapa sawit melalui pembentukan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).Bahkan pada bulan November 2017, Indonesia telah menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Menteri CPOPC dengan mengundang sejumlah negara penghasil sawit lainnya.“Kita harus bersatu melawan kampanye hitam terhadap kelapa sawit,” tutur Presiden.Isu penting lain yang dibahas kedua negara adalah terkait perlindungan warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia. Hal ini penting mengingat perlindungan WNI merupakan prioritas pemerintah Indonesia.“Hak pendidikan bagi anak pekerja Indonesia juga telah saya mohonkan perhatian kepada PM Najib,” kata Kepala Negara.Sementara itu, PM Najib menyampaikan bahwa lawatan Presiden Jokowi ke Kuching, Malaysia, menandakan konsultasi tahunan ke-12 kedua negara.“Dan juga menandakan hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia ke-60,” ucap PM Najib.Pertemuan kedua pemimpin tersebut berjalan dengan lancar dan menunjukkan hubungan bilateral antara kedua negara dalam keadaan yang sangat baik.“Begitu banyak kemajuan mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, keamanan, dan kerja sama perbatasan. Keinginan kedua pemerintah untuk terus meningkatkan lagi hubungan sehingga semakin banyak peluang dan potensi yang dapat direalisasikan,” kata PM Najib.PM Najib Apresiasi Upaya Presiden Atasi Kabut AsapDalam kesempatan tersebut, PM Najib menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi atas upayanya mengatasi kabut asap.“Saya mau ucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia. Sudah dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu,” kata PM Najib.Lebih lanjut, PM Najib menyampaikan bahwa upaya tersebut tak lepas dari perhatian serius yang diberikan pemerintah Indonesia.“Terima kasih atas perhatian serius Indonesia, ini yang memberikan kelegaan terhadap rakyat Indonesia termasuk Sarawak. Cuaca sudah lega, enaklah,” tutur PM Najib.Jalannya Konsultasi Tahunan Ke-12Konsultasi Tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia dimulai dengan pertemuan terbatas antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Mohd. Najib pada Rabu, 22 November 2017, di Ruang Enseng, Lobi Hotel Hilton, Kuching, Malaysia.Saat pertemuan terbatas berlangsung, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana.Setelahnya, Presiden Jokowi langsung mengikuti pertemuan konsultasi tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia. Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi juga didampingi oleh sejumlah jajarannya di Kabinet Kerja.Mulai dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, hingga Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana.Sebelum dimulainya konferensi pers bersama, Presiden Jokowi terlebih dahulu menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Indonesia-Malaysia dalam Bidang Pendidikan Tinggi Islam yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Idris Jusoh.Kemudian Presiden Jokowi beserta rombongan menghadiri jamuan santap siang bersama yang sekaligus menjadi penutup pertemuan tersebut.Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Read More »

Presiden Jokowi Disambut Gemuruh Ribuan WNI di Kuching Malaysia

Usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menyambangi Stadium Perpaduan Kuching, Malaysia. Jokowi menemui ribuan WNI yang sudah berkumpul di kawasan gelanggang olahraga ini.Jokowi tiba di Stadium Perpaduan, Kuching, Sarawak, Malaysia, Rabu (22/11/2017) sekira pukul 14.10 waktu setempat atau pukul 13.10 WIB. Jokowi tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang warna cokelat.Pantauan detikcom, sebelum masuk ke gedung, ratusan pelajar berseragam khas pelajar Indonesia berdiri di pinggir jalan sambil mengibarkan bendera mini Merah Putih. Begitu mobil yang membawa Jokowi lewat, mereka berusaha mendekat.Jokowi pun sempat menurunkan kaca jendela mobil yang dia tumpangi untuk menyapa WNI. Tak puas, Jokowi kemudian turun dari mobil dan menyapa serta bersalaman langsung dengan WNI. Para WNI pun berebutan untuk mendekat, bahkan banyak yang berkesempatan untuk foto bersama Jokowi.Ada sekitar 15 menit Jokowi menyapa WNI di luar gedung. Jokowi kemudian masuk ke dalam gedung yang sudah dipenuhi sekitar 7.000 WNI yang ada di kawasan Sarawak dan sekitarnya.Kehadiran Jokowi di dalam gedung disambut gemuruh oleh ribuan WNI. Sebagian berteriak memanggil Jokowi. Suasana kian semarak dengan diringi lagu 'Kebyar-kebyar' dan 'Bendera'.Jokowi tak langsung naik dan duduk di panggung. Dia memilih untuk menyapa langsung WNI yang sudah menunggunya. Suasana semakin riuh, banyak warga yang berusaha mendekat.Ada sekitar 15 menit Jokowi menyapa, bersalaman dan berfoto dengan warga Indonesia di ruangan tersebut. Acara kemudian dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya."Di sini ada sekitar 7 ribu WNI yang datang dari Sarawak dan sekitarnya," kata Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana membuka acara.Acara dilanjutkan dengan menayangkan video singkat 'Aku Ingin Sukses' dari KBRI Kuala Lumpur, dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan program Kredit Usaha Rakyat dari BRI secara simbolis kepada beberapa WNI.Beberapa WNI kemudian dipanggil untuk maju ke atas panggung. Mereka akan diberikan paspor keluarga WNI langsung oleh Jokowi. Paspor diberikan kepada keluarga WNI yang sudah lama bekerja dan tinggal di Sarawak dan sekitarnya."Ini kok banyak banget. Kok ya banyak banget warga kita yang ada di sini," kata Jokowi membuka sambutannya. [detik.com]

Read More »

PM Najib: Terima Kasih Indonesia, Malaysia Tak Kena Kabut Asap Lagi

Foto : Twiter @NajibRazakPerdana Menteri Malaysia Najib Razak menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia. Najib mengatakan sudah dua tahun terakhir Malaysia tidak terkena kabut asap kiriman dari Indonesia.Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Najib kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melakukan pertemuan baik terbatas maupun bilateral di Hotel Hilton, Kuching, Malaysia. Najib mengatakan, sudah dua tahun ini udara Malaysia terbebas dari jerebu (kabut asap dalam bahasa Malaysia) kiriman dari Indonesia."Saya mau ucapkan terima kasih kepada kerajaan (pemerintah-red) Republik Indonesia. Sudah dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu," ujar Najib di Hotel Hilton, Kuching, Sarawak, Malaysia, Rabu (22/11/2017)."Terima kasih atas perhatian serius Indonesia," tambah Najib yang disambut tepuk tangan pejabat Malaysia yang hadir.Najib mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini rakyat Malaysia bisa menikmati udara bersih. Sebelumnya, sering kali udara Malaysia tercemar oleh kiriman kabut asap kebakaran hutan di Indonesia."Ini memberikan kelegaan terhadap rakyat Malaysia, termasuk Sarawak. Cuacanya sudah lega, enak lah," kata Najib yang disambut senyum oleh Jokowi. [detik.com]

Read More »

Presiden Jokowi akan Hadiri Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

Foto : Biro Pers SetpresSuasana cerah menyambut kedatangan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Joko Widodo dan rombongan di Bandar Udara Internasional Kuching, Malaysia, Rabu 22 November 2017 pukul 09.30 Waktu Setempat (WS) atau 08.30 WIB.Presiden disambut Kepala Protokol Negara Kementerian Luar Negeri Malaysia Dato Mohd Ashri Muda. Sementara di bawah tangga pesawat, Presiden dikalungi manik tradisional oleh dua anak daerah Sarawak.Presiden hadir di Kuching, Malaysia untuk menghadiri Annual Consultation atau konsultasi tahunan ke-12 RI-Malaysia. Dalam konsultasi tahunan ini, Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Mohamad Najib akan membahas berbagai isu priroritas bagi kedua negara serta mendorong realisasi berbagai komitmen yang telah dihasilkan.Ada empat hal utama yang akan dibahas dalam pertemuan dengan PM Najib tersebut, yakni penguatan kerjasama ekonomi, perlindungan WNI dan ketenagakerjaan, isu perbatasan dan isu pertahanan dan keamanan.Selain itu juga dalam konsultasi tahunan ini akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman, konferensi pers bersama dan diakhiri dengan jamuan santap siang bersama.Sore harinya, Presiden akan bertemu dengan masyarakat Indonesia di Sarawak yang dihelat di Stadium Perpaduan.Presiden akan kembali ke tanah air pada petang harinya dan diperkirakan tiba di Bandara Udara Internasional Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada malam hari.Presiden akan bermalam di Lombok guna melakukan kunjungan kerja esok harinya.Sumber : Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Read More »

Anggaran Kolam DPRD DKI Rp 620 Juta, Mendagri: Itu Hak Gubernur

Anggaran rehabilitasi kolam di kompleks Gedung DPRD DKI Jakarta dalam RAPBD 2018 mencapai Rp 620 juta. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut penganggaran tersebut merupakan hak dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan."Kami nunggu dari DPRD dulu, sementara kami belum dapat laporan detail. Kan nggak bisa mengomentari keinginan atau haknya gubernur," ujar Tjahjo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/2017).Tjahjo sendiri enggan menilai apakah penganggaran rehabilitasi kolam tersebut efektif atau tidak untuk pembangunan Jakarta, termasuk kemungkinan mencoret anggaran ini. Tjahjo memilih menunggu RAPBD 2018 selesai dibahas DPRD DKI Jakarta."Kami baru bisa memberikan penilaian setelah diajukan resmi oleh gubernur dan setelah dibahas disetujui oleh DPRD, baru nanti disampaikan ke pusat. Yang penting, program strategis nasional terjamin, program prioritas gubernur terjamin," katanya.Nilai anggaran untuk rehabilitasi kolam air mancur DPRD mencapai angka Rp 620.715.162. Nilai anggaran yang dapat dilihat di situs e-APBD DKI tersebut kemudian diperinci kembali.Ada anggaran untuk membeli bibit bunga, yaitu Bougenville vareigata, kamboja merah tinggi, pohon pucuk merah, puring bor, dan rumput gajah mini. Totalnya mencapai Rp 11.388.740.Ada juga biaya untuk pemeliharaan mesin pompa, pemeliharaan jaringan teknologi informasi, pemeliharaan gedung, pengadaan mesin pompa, pengadaan konstruksi reservoir, hingga pengadaan tanaman.Pada Desember 2016 lalu, Dirjen Otda Kemendagri, Sumarsono yang saat itu juga menjabat Plt Gubernur DKI, mencoret beberapa anggaran pada RAPBD 2017. Penghapusan dilakukan karena tidak sesuai dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).Kemendagri memotong biaya renovasi kolam ikan yang dianggarkan dalam APBD DKI 2017. Atas koreksi ini, Pemprov DKI menyatakan akan melakukan penyesuaian. [detik.com]

Read More »