Home / 2017 / November (page 28)

Monthly Archives: November 2017

Menaker Minta Aktivis Buruh Jangan Demo Terus di Jalan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri meminta aktivis buruh tidak lagi menyampaikan aspirasi dengan berdemo turun ke jalan melainkan melalui dialog dengan pendekatan seni dan budaya. "Saat ini ruang politik sudah berubah menjadi semakin terbuka. Masyarakat bisa dengan mudah berkomunikasi dengan pemimpinnya. Rekan-rekan buruh bahkan bisa dengan mudah berkirim pesan menyampaikan ide-ide mereka ke saya setiap hari. Jadi melakukan demo sudah tidak relevan lagi," kata Hanif pada acara peluncuran album kedua aktivis reformasi, John Tobing di Sleman, Yogyakarta, Jumat (10/11/2017).Menurut Hanif, kesenian dan kebudayaan bisa menjadi instrumen baru yang efektif untuk menyampaikan apa yang buruh perjuangkan selama ini. "Saya percaya ketika kita bisa terus berdialog terutama di ruang-ruang kebudayaan dan kesenian seperti ini maka pikiran kita bisa menjadi lebih cair dan nihil kepentingan sehingga dialognya menjadi lebih terbuka," ujar Hanif. Menurut Hanif, melalui forum dialog dengan pendekatan kesenian dan kebudayaan maka orang akan lebih objektif dan jernih dalam melihat persoalan yang ada. "Ruang-ruang kebudayaan dan ruang-ruang dialog menjadi sangat penting sebagai sarana berkomunikasi di tengah perbedaan yang ada dalam rangka menemukan terobosan baru demi meningkatkan kualitas dari harmoni sosial," tutur Hanif. "Untuk itu saya sangat bersyukur ada acara semacam ini. Sekali lagi selamat kepada John Tobing atas peluncuran album barunya," ungkap Hanif. John Tobing meluncurkan album kedua berjudul "Bergeraklah Mahasiswa" di Sanggar Maos Tradisi asuhan Sosiolog Universitas Gajah Mada (UGM) Arie Sujito. Album ini secara khusus dipersembahkan untuk kalangan mahasiswa Indonesia. Melalui album ini John Tobing berharap mahasiswa terinspirasi dan tergerak untuk menjadi agen perubahan agar bangsa menjadi lebih baik. "Mahasiswa Indonesia harus tahu banyak rakyat miskin di negara kita. Untuk itu mereka harus menjadi motor perubahan melawan keterpurukan. Mereka harus bisa mencerdaskan bangsa," kata John Tobing. John Tobing merupakan pencipta lagu "Darah Juang" yang melegenda di kalangan aktivis mahasiswa. Lirik lagu tersebut bercerita tentang kisah pemuda desa miskin di negeri yang kaya. Hingga saat ini lagu tersebut seolah menjadi lagu wajib aktivis mahasiswa di Indonesia. [kemnaker.go.id]

Read More »

Tinggalkan Vietnam, Presiden Jokowi Menuju Filipina Untuk Hadiri KTT ASEAN

Usai mengikuti rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Vietnam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Minggu (12/11) pagi sekitar pukul 09.00 Waktu Setempat atau 09.00 WIB, lepas landas dari Bandar Udara Da Nang menuju Manila, Filipina.Presiden dijadwalkan tiba di Filipina sekitar pukul 12.20 Waktu Setempat atau pukul 11.20 WIB. Dari Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Hotel Diamond, tempatnya menginap selama di Manila.Pada sore ini, sekitar pukul 17.30 waktu setempat, Presiden Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan PM Jepang Shinzo Abe, di Hotel Diamond Manila.Malam harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan menghadiri Gala Celebration Peringatan 50 Tahun Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), yang digelar di SMX Convention Center, Manila.Kedatangan Presiden Jokowi Filipina ini adalah untuk menghadiri KTT ASEAN ke-31 dan pertemuan terkait lainnya. KTT ASEAN kali ini juga bertepatan dengan perayaan Peringatan 50 tahun ASEAN.Pada KTT ASEAN dan pertemuan terkait lainnya di Manila ini, Indonesia akan mengusung upaya peningkatan kerja sama ASEAN maupun antara ASEAN dengan negara-negara mitranya.Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan ke Filipina Sekretaris Kabinet Pramono Anung. [setkab.go.id]

Read More »

Tiba di Filipina, Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN di Manila

Foto : Biro Pers SetpresTarian massal yang diikuti ratusan penari sambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandar Udara Clark Pampanga, Filipina, pada hari Minggu, 12 November 2017. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat tepat pukul 12.00 Waktu Setempat (WS) atau 11.00 WIB setelah menjalani penerbangan dari Bandara Internasional Da Nang, Viet Nam selama hampir 2 jam.Kepala Protokol Kementerian Luar Negeri Republik Filipina dan Duta Besar Indonesia untuk Filipina Johny J. Lumintang menyambut Presiden dan Ibu Iriana di depan pintu pesawat.Di bawah tangga pesawat, Ibu Iriana menerima bunga tangan dari anak-anak Filipina. Dari bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan menuju hotel tempat menginap selama berada di Manila, Filipina dengan menggunakan kendaraan mobil.Agenda pertama Presiden Jokowi setibanya di Manila adalah mengadakan pertemuan bilateral dengan PM Jepang Shinzo Abe.Malam hari nanti, Presiden dan Ibu Iriana menghadiri Special Gala Celebration for The 50th Anniversary of ASEAN yang dihelat di SMX Convention Center. Sumber : Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Read More »

Menlu RI: Presiden Jokowi dan PM Abe Akan ‘Launch’ 60 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang

Foto : Biro Pers SetpresMenteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengemukakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe akan bertemu di Hotel Diamond, Manila, Filipina, Minggu (12/11) ini, di sela-sela kunjungan kedua pemimpin untuk menghadiri KTT ke-31 ASEAN.Kedua kepala pemerintahan, menurut Menlu, akan me-launch 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang, yang merupakan tahun yang sangat penting. “Kita juga sudah membicarakan kegiatan apa saja yang bisa dilakukan kedua negara dalam memperingati 60 tahun hubungan kedua negara,” kata Menlu Retno Marsudi kepada wartawan di Hotel Diamond, Manila, Filipina, Minggu (12/11) siang.Selain masalah kegiatan dalam rangka menyambut 60 tahun hubungan kedua negara, Menlu menjelaskan, pertemuan Presiden Jokowi dan PM Abe tentunya akan membicarakan proyek-proyek kerja sama antara Indonesia dan Jepang.Menlu mengingatkan, bahwa beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi telah menerima kunjungan mantan PM Jepang Yasuo Fukuda yang membawa delegasi bisnis yang tergabung dalam Asosiasi Jepang-Indonesia (Japinda).“Tentunya Presiden dan PM Jepang akan membahas kerja sama, terutama kerjasama yang terkait dengan infrastruktur di Indonesia, misalnya Pelabuhan Patimban, di Subang, Jawa Barat,” ujar Menlu. [setkab.go.id]

Read More »

Apresiasi Kemudahan Investasi Pemerintahan Jokowi, PM Abe Janji Tingkatkan Investasi Jepang di Indonesia

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengapresiasi perkembangan kemudahan untuk berinvestasi di Indonesia yang dicapai semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dimana rating kemudahan berusaha atau ease of doing business naik terus dan kini berada di peringkat ke-71, demikian juga rating investment grade yang terus membaik.“Atas perkembangan-perkembangan itu, jika tahun ini investasinya naik 90%, maka di tahun-tahun mendatang, PM Abe berjanji akan terus menigkatkan investasi Jepang,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi bertemu dengan PM Shinzo Abe, di Hotel Diamond, Manila, Filipina, Minggu (12/11) sore.Menurut Menlu, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu, PM Abe juga menyampaikan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur seperti Pelabuhan Patimban, terowongan MRT, terowongan untuk tol Sumatra, dan sejumlah proyek infrastruktur lainnya.‘Launching’ Logo 60 TahunDalam kesempatan itu Menlu Retno Marsudi menyampaikan, bahwa inti pembicaraan yang dibahas dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan PM Jepang adalah mengenai rencana peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada 2018, yaitu tentang kegiatan-kegiatan apa yang akan dilakukan kedua negara.“Dalam pertemuan tadi, juga diluncurkan logo 60 tahun hubungan bilateral Indonedia-Jepang,” ungkap Menlu.Usai bertemu dengan PM Jepang Shinzo Abe, Presiden Jokowi bergegas menghadiri Special Gala Celebration for The 50th Anniversary of ASEAN“, yang digelar di SMX Convention Center, dekat arena utama KTT ke-31 Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) di Philippines International Convention Center, Manila.Dalam pertemuan dengan PM Shinzo Abe itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Menlu Retno Marsudi, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. [setkab.go.id]

Read More »

Penyederhanaan Golongan Listrik Tidak Berakibat Kenaikan Tarif

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) sedang menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi.Penyederhanaan tidak berlaku bagi pelanggan rumah tangga penerima subsidi. Golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah, tidak mengalami perubahan. Hal ini sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2018.Penyederhanaan hanya berlaku bagi pelanggan dengan golongan 900 VA tanpa subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan tersebut akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA.Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.Dengan demikian ke depan golongan pelanggan listrik rumah tangga hanya akan terbagi dalam:1-Pelanggan listrik dengan subsidi (450 VA dan 900 VA subsidi)2-Pelanggan listrik non-subsidi 4.400 VA dan 13.00 VA.3. Pelanggan listrik non-subsidi 13.000 VA ke atas (loss stroom).Kenaikan dan penambahan daya tersebut tidak akan berpengaruh pada pengeluaran biaya listrik masyarakat karena *tidak akan dikenakan biaya apa pun*, dan *besaran tarif per kWh tidak akan berubah*.Pemerintah berharap dengan penyederhanaan golongan pelanggan listrik tersebut, tenaga listrik lebih bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Karena visi besar pemerintah dalam bidang kelistrikkan adalah menaikkan kapasitas listrik, pemerataan layanan listrik dengan target elektrifikasi nasional 97% hingga tahun 2019, dan keterjangkauan masyarakat dalam mengakses listrik.Dengan begitu, masyarakat yang memiliki Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga akan diuntungkan dengan program ini. Hal itu karena selama ini UMKM rata-rata adalah pelanggan golongan 1.300 VA hingga 3.300 VA. Dengan kenaikan daya tanpa tambahan biaya dan tanpa kenaikan tarif per kWh, UMKM dapat berkembang karena bisa memperoleh daya listrik yang lebih besar tanpa mengeluarkan biaya tambahan.Selain itu, program penambahan dan pembangunan pembangkit listrik yang sedang dikerjakan oleh pemerintah juga akan bisa dinikmati secara langsung oleh masyarakat. Selama ini, keterbatasan daya listrik akibat pembatasan golongan mengakibatkan daya listrik lebih banyak dinikmati oleh dunia usaha besar dan pelanggan golongan industri saja.Dengan rencana ini, ke depan pemerintah mendorong agar rumah tangga Indonesia dapat menggunakan kompor induksi. Kompor induksi atau dikenal sebagai kompor listrik, merupakan jenis kompor yang memanfaatkan reaksi magnet dari energi listrik untuk menghasilkan panas. Kompor induksi menggunakan sekitar 300-500 watt daya listrik dengan biaya per kalori lebih rendah dari penggunaan LPG 3 Kg. Pengurangan penggunaan LPG 3 Kg bertujuan untuk mengurangi angka impor dan subsidi LPG yang saat ini sudah membengkak dari Rp 7 triliun menjadi Rp 20 triliun.Pembahasan mengenai teknis pengaturan penyederhanaan golongan pelanggan dan daya listrik tersebut secara detail masih dibahas oleh Kementerian ESDM dan PT PLN. Selanjutnya akan disosialisasikan kepada publik sebelum diberlakukan. [esdm.go.id]

Read More »