Home / 2017 / November (page 2)

Monthly Archives: November 2017

Unjuk Aksi Depan Cucu, Presiden Jokowi: Sudah 30 Tahun Tak Bermain Basket

Presiden Joko Widodo menjajal permainan basket di pusat permainan di Mal Sun Plaza, Medan. Ternyata basket memang jadi olahraga favorit Jokowi sejak dulu.Saat ditanya wartawan setelah bermain basket, Jokowi mengaku senang. Dia mengatakan itu adalah satu olahraga favoritnya sejak 30 tahun lalu."Sudah 30 tahun (tidak bermain basket). Senang saya," kata Jokowi di Mal Sun Plaza, Jumat (24/11/2017) malam.Selain basket, Jokowi menyenangi olahraga renang. "Renang juga," kata Jokowi sambil memperagakan gaya renang.Jokowi menjajal permainan basket di pusat permainan tersebut sambil menunggu kehadiran cucu pertamanya, Jan Ethes, buah pernikahan putra Jokowi, Gibran Rakabuming, dengan Selvi Ananda.Setelah sekitar 5 menit Jokowi bermain basket, Jan Ethes tiba. Jokowi pun menunjukkan kebolehannya bermain basket di depan cucunya itu. [detik.com]

Read More »

Imutnya Jan Ethes Saat Main Basket Bareng Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi salah satu mal di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara. Ayahanda dari Kahiyang Ayu ini sampai di lokasi pada pukul 20.30 WIB.Semula tak tampak cucunya, Jan Ethes. Akan tetapi, saat Presiden Jokowi beranjak ke lantai bawah mal tersebut dan memasuki area bermain, tampak Jen Ethes sudah digendong kakeknya.Dari pantauan Liputan6.com, Jan Ethes yang tampak menggemaskan itu datang ditemani ayah dan ibunya, Gibran dan Selvi. Jan mengenakan kaos warna kuning, Selvi dengan kaos hitam, sementara Gibran mengenakan busana lengan panjang warna biru.Dari lantai bawah, Presiden yang datang mengenakan kemeja putih itu naik ke lantai empat, kemudian masuk ke area bermain anak.Jokowi sempat beberapa menit menunggu kehadiran cucu tercinta. Setelah lima menit Jen Ethes tak kunjung datang, Jokowi beranjak ke salah satu wahana permainan bola basket.Dia pun bermain basket. Belum dua menit ia bermain, tampak dari kejauhan Jan Ethes datang bersama Selvi dan Gibran.Jan kemudian ikut bermain bersama kakeknya, Jokowi. Meski Jan tampak sayu dan mengantuk--mungkin karena kelelahan setelah menghadiri pesta adat Kahiyang Ayu-Bobby Nasution, wajah bocah kecil itu tampak riang bermain.Jan Ethes jadi perhatianDalam rangkaian proses pernikahan Kahiyang-Bobby, seluruh keluarga dari Presiden Jokowi hadir. Mereka adalah Ibu Iriana Jokowi, Kaesang Pangarep, Gibran Rakabuming Raka beserta istri Selvi Ananda. Juga putra dari Gibran, Jan Ethes Sri Narendra, yang merupakan cucu dari Jokowi.Jan Ethes yang terus mengikuti proses pernikahan Kahiyang tampak lucu. Ditambah dengan baju adat beskap yang dikenakan membuat penampilan bocah 1,5 tahun itu kian menggemaskan.Tak hanya itu, Jan Ethes juga kerap menjadi perhatian para pewarta. Fotografer tak ingin melewatkan momen-momen lucunya untuk mengabadikan sang bocah. Dia bahkan terlihat tak pernah rewel untuk mengikuti seluruh kegiatan adat. [liputan6.com]

Read More »

Begini Gaya Presiden Jokowi Pamer Main Basket di Depan Jan Ethes

Presiden Joko Widodo menjajal permainan basket di pusat permainan Mal Sun Plaza, Medan. Jokowi menunjukkan kebolehannya memasukkan bola ke dalam keranjang sambil menghibur cucunya, Jan Ethes.Jokowi menjajal permainan basket di pusat permainan Mal Sun Plaza, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (24/11/2017). Awalnya Jokowi bermain sambil menunggu kehadiran cucunya itu.Sekitar lima menit Jokowi bermain sendiri, tibalah Jan Ethes yang digendong ibunya, Selvi Ananda, dan didampingi ayahnya, Gibran Rakabuming. Bukannya berhenti, Jokowi malah melanjutkan permainannya.Jokowi terlihat makin bersemangat bermain ketika Jan Ethes berdiri di sampingnya, tepat di atas mesin permainan basket tersebut. Jokowi pun menunjukkan bagaimana cara memasukkan bola ke dalam keranjang.Melihat itu, Gibran mengambil salah satu bola dan memberikannya kepada Jan Ethes. Jokowi pun memperagakan kepada Ethes bagaimana memasukkan bola ke keranjang.Sekitar 10 menit Jokowi dan Jan Ethes bermain basket. Jan tampak serius melihat kakeknya itu memasukkan bola ke keranjang.Tak hanya bermain basket, Jokowi juga mengajak cucunya bermain mesin goyang untuk anak-anak. Jokowi sesekali menggoda cucunya saat bermain. [detik.com]

Read More »

Presiden Jokowi Sambangi Sun Plaza Medan, Pengunjung Histeris

Presiden Joko Widodo menyambangi Mal Sun Plaza, Kota Medan. Kehadiran Jokowi disambut dengan heboh oleh para pengunjung mal.Jokowi tiba di Mal Sun Plaza, Kota Medan, Sumatera Utara, sekitar pukul 20.40 WIB, Jumat (24/11/2017). Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang.Begitu Jokowi masuk mal, ratusan pengunjung bersorak dan bertepuk tangan. Suasana mal menjadi riuh. Banyak yang berteriak histeris.Banyak pengunjung mal yang berusaha mendekat untuk bersalaman dan berfoto dengan Jokowi. Jokowi pun meladeni beberapa permintaan warga. [detik.com]

Read More »

Saat Bagikan 1.268 KIP di Langkat, Presiden Ingatkan Orang Tua Utamakan Gizi Anak

Foto : Biro Pers SetpresPresiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan kepada para orang tua untuk mengutamakan gizi dan tumbuh kembang anak-anak mereka. Lebih lanjut, Presiden menuturkan jika hal tersebut juga diterapkan langsung oleh kedua orang tuanya.Pesan tersebut disampaikan Kepala Negara saat membagikan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat yang hadir di Gedung Serbaguna Manunggal Langkat Berseri, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (24/11).“Saya kurus-kurus gini tapi sehat. Karena orang tua saya dulu meski enggak punya tapi yang namanya gizi diutamakan. Itu yang namanya orang tua yang baik ya begitu,” ujar Presiden.Apalagi saat ini pemerintah telah memberikan bantuan melalui PKH sehingga tidak ada lagi alasan bagi para orang tua untuk tidak mengutamakan gizi anak.“Kalau ketahuan untuk beli rokok, kartunya akan dicabut. Aturan mainnya memang begitu. Ini aturan agar anak kita pintar dan pandai,” tegas Presiden.Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga membagikan 1.268 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para siswa dari beragam jenjang pendidikan.Diantaranya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing sebanyak 450 siswa, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 212 siswa, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 56 siswa, hingga program kesetaraan sebanyak 100 siswa.Kepada para siswa, Presiden mengingatkan tentang persaingan yang semakin ketat yang akan dihadapi generasi muda Indonesia di masa mendatang. Para siswa, menurut Presiden, diminta untuk tidak melupakan tugas utama mereka sebagai seorang pelajar, yakni belajar.“Ini digunakan untuk kepentingan pendidikan anak-anakku semua. Belajar yang baik karena tugas anak-anak itu belajar,” ucap Presiden.Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. [setkab.go.id]

Read More »

Presiden Jokowi Ingatkan Ketelitian Masyarakat Manfaatkan Sertifikat Tanah

Foto : Biro Pers SetpresPresiden Joko Widodo terus mengejar target penerbitan sertifikat tanah sebagai upaya pelaksanaan program reforma agraria di Tanah Air. Mengingat baru 46 juta sertifikat yang terbit dari 126 juta sertifikat yang seharusnya diterbitkan di seluruh Indonesia.Hal ini disampaikan Kepala Negara saat membagikan sertifikat hak atas tanah kepada 8.300 masyarakat yang hadir di Lapangan Sepak Bola Alun-Alun T. Amir Hamzah Stabat, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara."Di Sumatera Utara ada 3,9 juta yang seharusnya menerima sertifikat. Namun baru 1,4 juta yang sudah terima. Baru 30 persen yang telah menerima," ujar Presiden.Secara keseluruhan, hari ini, Jumat, 24 November 2017, sebanyak 9.000 sertifikat diterbitkan dan dibagikan kepada masyarakat dari dua kabupaten dan dua kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Di antaranya 3.000 masyarakat Kabupaten Langkat, 3.250 masyarakat Kabupaten Deli Serdang, 2.000 masyarakat Kota Medan, dan 750 masyarakat Kota Binjai."Dokumen sudah ada namanya, luas tanah, dan saya titip agar dimanfaatkan," tutur Presiden.Presiden pun berpesan kepada para warga untuk menjaga dan memanfaatkan sertifikat yang dimiliki dengan sebaik-baiknya dan penuh perhitungan yang bijaksana."Biasanya setelah terima sertifikat disekolahkan, dipakai jaminan, dipakai agunan ke bank. Tetapi sebelum pinjam pilih yang bunganya rendah. Tolong dihitung, jika tidak masuk hitungannya, jangan dipaksakan. Lebih baik disimpan," ucap Presiden.Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengungkapkan kegembiraannya telah menjadi bagian dari keluarga Provinsi Sumatera Utara. "Sekarang saya sudah menjadi keluarga besar Sumatera Utara. Tahu kan? Di Silangit, ada yang menyalami, Pak saya Siregar Pak. Di sana juga ada mengenalkan diri Nasution. Saya ngerti, kita semua memang bersaudara," ucap Presiden.Antusiasme masyarakat Sumatera Utara juga terlihat di sepanjang jalan yang dilalui Kepala Negara beserta rombongan. Ratusan masyarakat bahkan rela menunggu dan memberhentikan laju kendaraannya saat iring-iringan Presiden melintas.Tak hanya itu, Presiden juga membagi-bagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar. Mulai dari tukang bentor, tukang ojek, pedagang kaki lima, hingga warga lainnya turut mendapatkan paket sembako tersebut.Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Read More »

Hore! Kabupaten di Papua Ini Nikmati Harga BBM Seperti di Jawa

Masyarakat di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat merasa senang bisa menikmati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sama dengan di Jawa. Ini karena PT Pertamina (Persero) membuka SPBU Kompak yang melayani program BBM Satu Harga, di kecamatan Suasapor, Tambrauw yang Jumat, (24/11/2017).Peresmian SPBU Kompak oleh Kepala BPH Migas M.Fanshurullah Asa, Direktur Pengawasan Hilir Migas, Harya Adityawarman, Wakil Bupati Tambrauw Mesak Matusalak Yekwam dan General Manager Marketing Operation Region VIII Maluku Papua Made Adi Putra.Made menjelaskan, SPBU Kompak ini merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga untuk seluruh Indonesia."Saat ini secara nasional Pertamina sudah merealisasikan 29 titik lembaga penyalur BBM di wilayah 3T (terdepan, terjauh dan terluar) di seluruh Indonesia," ujar Made Adi.Khusus untuk wilayah di Papua dan Papua Barat sudah tersedia tiga belas titik lembaga penyalur BBM satu harga."Sampai Akhir November 2017, untuk wilayah Papua & Papua Barat, Pertamina sudah merealisasikan 13 dari target 16 lokasi BBM 1 harga sampai tahun 2017 sebagaimana ditugaskan pemerintah dalam lampiran Permen ESDM No 36 tahun 2016," terang Made.SPBU Kompak di Tambrauw yang baru saja diresmikan akan menjual produk Solar dengan harga Rp 5.150/liter, dan Premium Rp. 6.450/liter. Sama seperti titik lembaga penyalur lainnya dalam Program BBM satu harga ini, SPBU Kompak terletak di daerah yang sulit diakses.Untuk menyuplai SPBU tersebut, Pertamina mengirim BBM dari Terminal BBM Sorong dengan menempuh medan perjalanan yang sebagian masih berupa tanah. Kondisi ini membuat pengiriman BBM menggunakan truk kapasitas kecil 2,5 KL dan dibutuhkan beberapa kali ritase."Untuk mendistribusikan BBM ke Tambrauw, distribusi dari TBBM Sorong tantangan operasional belum bisa menggunakan mobil tangki berukuran besar sehingga untuk memenuhi kebutuhan alokasi di SPBU tersebut dilakukan pengiriman melalui truk kecil dengan beberapa kali ritase," jelas Made.BBM satu harga dicanangkan Pemerintah untuk mengupayakan pemerataan biaya di seluruh Indonesia dan sebagai salah satu implementasi Instruksi Presiden serta merealisasikan Peraturan Menteri ESDM No.36 Tahun 2016, perihal percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional sejak 1 Januari 2017.Wakil Bupati Tambrauw Mesak Matusalak Yekwam mengapresiasi Pertamina yang telah mewujudkan program BBM 1 Harga di Kecamatan Sausapor Kabupaten Tambrauw itu."Mewakili masyarakat Tambrauw saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah mewujudkan keadilan di bidang energi bagi masyarakat setempat. Sebelumnya harga bbm di Tambrauw mencapai Rp 20.000 per liter, kini masyarakat dapat menikmati BBM premium dengan harga Rp6.450/liter dan solar seharga Rp5.150/liter. Tentunya hal ini akan meringankan beban masyarakat", kata Mesak di Tambrauw , Papua Barat.Pada kesempatan itu Kepala BPH Migas M.Fanshurullah Asa menegaskan bahwa pembangunan SPBU di wilayah 3T ini bukan merupakan hal yang mudah mengingat geografis dan ongkos angkut yang tinggi sehingga perlu diperhatikan tepar sasaran. Sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo, harus ada rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia."Jadi harga BBM seperti di Hawa harus bisa dirasakan diseluruh wilatah Papua. Untuk itu perlu ada pengawasan dari Pemerintah Daerah dan Aparat agar penyaluran BBM Satu Harga ini tepat sasaran," pungkas Fanshurullah. [detik.com]

Read More »

Menhub Targetkan Pelabuhan Kuala Tanjung Beroperasi Maret 2018

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan Pelabuhan Kuala Tanjung, Selat Malaka, Medan akan beroperasi pada Maret 2018. Kuala Tanjung akan disejajarkan dengan Singapura dan Malaysia.Hal ini disampaikan Budi Karya saat meninjau proyek Pelabuhan Kuala Tanjung. Dirut Pelindo I, Bambang Eka Cahyana, turut mendampingi Budi Karya."Soft launching Maret 2018," ujar Budi usai meninjau Pelabuhan Kuala Tanjung, Selat Malaka, Medan, Jumat (24/11/2017).Menurut Budi, selama ini banyak barang-barang yang ada di seluruh Indonesia tidak terkoordinasi dengan baik. Akhirnya negara-negara tetangga yang menjadi hub.Budi menginginkan Kuala Tanjung memiliki dua fungsi. Pertama transhipment port. Kedua port untuk KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)"Kalau ini terjadi ada suatu kebangkitan. Hub sistem yang kita lakukan lokasinya ideal yakni di ujung Selat Malaka dan sejajar dengan Singapura," ujar Budi."Anda bayangkan Priok yang besar cuma 7 juta teus, Singapura mendekati 30 ribu, Kelang juga 10-12 ribu. Nah kalau kita ambil saja di sini 7 udah sama kayak Priok," ucap dia.Budi berharap, barang yang dari Indonesia seperti Dumai, Jambi, Palembang dari Kuala Tanjung. Karena menjadi transhipment, port KEK seperti snowball effecy, industri saling kait terkait."Kita akan bikin regulasi agar bisa kirim dari sini," kata Budi. [detik.com]

Read More »

Disentil Wapres JK, Khofifah: 3 Tahun, Sabtu-Minggu Saya Kerja

Khofifah Indar Parawansa 'disentil' Wakil Presiden Jusuf Kalla karena berpolitik pada hari kerja. Membela diri, selama 3 tahun menjadi Menteri Sosial, dia mengatakan selalu bekerja meski hari libur."Saya menghormati yang disampaikan Pak Wapres itu betul, tapi bolehkah saya menyampaikan kepada teman-teman, hampir 99 persen saya tidak punya waktu Sabtu-Minggu untuk keluarga," kata Khofifah di kantor Kementerian Sosial RI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017)."Sabtu-Minggu, 99 persen saya gunakan untuk melayani tugas-tugas sebagai Menteri Sosial," lanjutnya.Khofifah juga menjelaskan soal kedatangannya menerima surat rekomendasi dukungan di Pilgub Jawa Timur 2018 dari Partai Demokrat dan Golkar beberapa waktu lalu saat hari kerja. Menurutnya, kedatangannya pada hari Selasa (21/11) dan Rabu (22/11) itu karena sudah dijadwalkan oleh kedua partai tersebut."Saya kemarin menerima surat rekomendasi itu karena jadwal dari Pak Ketua Umum Demokrat Pak SBY dan Golkar juga itu dijadwal jam segitu," ujar Khofifah.Sebelum ke rumah SBY di Cikeas dan kantor DPP Golkar di Slipi, Khofifah mengaku menyempatkan diri menyelesaikan tugas sebagai menteri di kantornya. "Itu saya lakukan dengan sukacita," tambah dia.Sementara itu, terkait surat pengunduran diri sebagai Mensos karena hendak maju di Pilgub Jatim, Khofifah menegaskan akan segera menyampaikan. Presiden Joko Widodo sempat menyatakan belum menerima surat pengunduran diri dari Khofifah setelah Ketua PP Muslimat NU itu mendapat dukungan resmi dari dua partai."Insyaallah segera menyampaikan surat pemberitahuan rencana saya untuk maju Pilgub Jatim," ucap Khofifah.Sebelumnya diberitakan, Wapres JK menyoroti kegiatan Khofifah yang dalam waktu dua hari berturut-turut melakukan kegiatan politik di hari kerja. JK juga meminta Khofifah segera melapor kepada Presiden Jokowi setelah urusan persiapan Pilgub Jatim selesai.Khofifah bersama pasangannya di Pilgub Jatim, Emil Dardak, mendatangi rumah Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, pada Selasa (21/11) untuk menerima surat rekomendasi dukungan. Keesokan harinya, Rabu (22/11), Khofifah ke DPP Golkar di Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, untuk menerima dukungan resmi dari Golkar."Ya, kalau sangat sibuk urusan itu, tentu mengurangi waktunya untuk kegiatan-kegiatan formal," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2017)."Terkecuali kalau dia urus itu hanya Sabtu-Minggu, seperti biasalah, bisa," imbuh JK memberi saran. [detik.com]

Read More »

Bagikan KIP di Langkat, Presiden Jokowi Pesan Ini kepada Anak Indonesia

Foto : Biro Pers SetpresPresiden Joko Widodo membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat di Kabupateng Langkat, sekaligus berpesan agar anak-anak menggunakan kedua kartu hanya untuk pendidikannya."Anak-anakku, saya titip, anggaran yang ada di kartu ini agar digunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan pendidikan dan sekolah misalnya, untuk beli buku, untuk beli tas sekolah, boleh?" kata Presiden Joko Widodo di Gedung Serba Guna Manunggal Langkat Berseri, Kabupaten Langkat, Jumat.Presiden membagikan 1.268 KIP yang terdiri atas 450 untuk siswa SD, 450 siswa SMP, 212 untuk SMA, 56 untuk SMK dan 100 program kesetaraan."Coba anak-anak yang sudah pegang kartu KIP diangkat yang tinggi, sudah pegang semuanya ya? Silakan turunkan, jadi di kartu ini semuanya sudah tahu untuk yang SD diberikan Rp450 ribu, sudah tahu? Yang SMP mendapatkan Rp750 ribu, yang SMA/SMK mendapatkan Rp1 juta, cukup enggak Rp1 juta?" tanya Presiden."Untuk beli sepatu boleh? Untuk beli pulsa boleh? Tidak boleh. Uang yang ada di sini untuk beli pulsa, kalau ketahuan kartunya dicabut, janjian ya? Saya titip anak-anak ini digunakan betul-betul untuk menunjang pendidikan anak-anakku semuanya, belajar yang baik, karena tugas anak-anak adalah belajar," kata Presiden.Menyangkut Program Keluarga Harapan, Presiden berpesan kepada para ibu pemegang PKH."Ibu-ibu sudah pegang semua kartu dan tabungan, sudah diambil berapa? Habis? coba, jadi setiap tahun dianggarkan di dalam tabungan dan kartu ini dianggarkan sebesar Rp1,89 juta cukup tidak?" tanya Presiden.Presiden mengaku setelah melihat catatan pengeluaran para penerima PKH, para ibu baru sedikit mengambil rekening yang ada di dalamnya."Saya buka-buka ternyata baru diambil Rp390 ribu benar? Bagaimana? Memang belum diambil? Terus mau diambil kapan? Ditabung? Saya titip kalau memang tidak perlu betul ya sudah ditabung, kan tidak hilang," ungkap Presiden.Presiden mengaku bahwa bila memungkinkan anggaran PK akan ditambah tahun depan."Tahun depan Insya Allah akan masuk lagi ke rekening ibu dan semuanya Rp1,89 juta, kalau ada anggaran APBN berlebih bisa saja angka itu tapi sementara saya sampaikan Rp1,89 juta, cukup tidak?" kata Presiden.PKH itu diharapkan dapat membantu para ibu untuk memenuhi gizi anak dengan membelikan telur, maupun makanan lainnya. Tapi bila ketahuan dibelikan rokok, Presiden mengancam akan mencabut PKH."PKH adalah untuk menyiapkan anak-anak kita biar sehat, pintar dan pantai agar bangsa kita indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain, kalau anak-anak kita pintar berani bersaing dengan negara lain, indonesia jadi negara maju, negara sejahtera, karena itu harus disiapkan," tegas Presiden. [antaranews.com]

Read More »