Home / Uncategorized / Pemerintah-PLN akan Buat Polling Penyederhanaan Kelas Golongan Pelanggan Listrik Subsidi

Pemerintah-PLN akan Buat Polling Penyederhanaan Kelas Golongan Pelanggan Listrik Subsidi


Pemerintah menyatakan akan melakukan pemungutan suara (polling) mengenai rencana penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik non-subsidi.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Dadan Kusdiana mengatakan bersama PT PLN (Persero) akan melakukan polling untuk melihat apakah masyarakat setuju atau tidak dengan aturan ini.
"Kami akan coba polling dalam 2-3 minggu ke depan kita lihat, menurut saya begitu hasilnya keluar dan secara teknis kami siap, ya segera," kata Dadan di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa 13 November 2017.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan juga akan membuat forum diskusi dengan PLN, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), terkait rencana ini.
"Perintah pak menteri itu minggu ini akan FGD (Forum Group Discusion), di Dirjen listrik. Dalam 2-3 hari akan lakukan itu, kemudian kita akan melakukan poling memastikan kebijakan ini dipahami dan diterima," ujar Dadan.
Kendati demikian, Dadan melanjutkan, seperti halnya aturan-aturan sebelumnya, jika ternyata rencana penyederhanaan kelas golongan pelanggan ini dianggap masyarakat tidak perlu, maka pemerintah tidak akan melanjutkannya.
"Kalau masyarakat ini tidak setuju, tentunya kebijakan ini juga tidak perlu dijalankan. Tapi di luar itu kami kan juga akan menjelaskan apa manfaatnya untuk masyarakat," imbuh dia.
Berdasarkan rapat pimpinan Kementerian ESDM dengan PLN hari ini ada perubahan rencana penyederhanaan kelas pelanggan listrik non subsidi. Pemerintah dan PLN merevisi rencana penyederhanaan dilakukan untuk pelanggan 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA, dan 4.400 VA. Semua golongan itu akan ditingkatkan dayanya menjadi 5.500 VA.
"Sekarang angkanya agak cukup bergeser dari apa yg rislis kami keluarkan. Sekarang angkanya itu untuk 450 VA dan 900 VA untuk yang subsidi itu tetap. Kemudian yang 900 VA yang masih ada subsidi sedikit itu juga tetap, tapi akan kita dorong jadi yg 1.300 VA. Kemudian untuk 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA, 4.400 VA, itu akan naik menjadi 5.500 VA, tarifnya tetap," pungkas dia. [metrotvnews.com]

About admin

Check Also

Kahiyang Ayu Resmi Bergelar Adat Namora Pinayongan Kasayangan

Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution selesai menjalani prosesi marpangir atau meninggalkan masa lajang. Selanjutnya, gelar adat untuk mereka berdua ditabalkan.Prosesi penabalan gelar adat ini dilaksanakan di gelanggang adat di Bukit Hijau Regency Taman Setiabudi (BHR-Tasbi), Medan, Sumatera Utara, Sabtu (25/11/2017)."Kemarin dalam suatu kerapatan adat Ananda berdua telah diberi gelar adat. Ananada Bobby telah diberi gelar adat Sutan Porang Gunung Barining Naposo dan Ananda Kahiyang Ayu boru Siregar Namora Pinayongan Kasayangan," kata tetua adat.Tetua adat kemudian melemparkan beras kuning ke kepala Kahiyang dan Bobby sambil mengucapkan horas sebanyak tiga kali. Itu adalah tanda gelar adat mereka telah sah diterima. Mereka juga dipakaikan ulos. Gong dibunyikan sembilan kali diikuti pemukulan gordang sambilan."Saya harap Ananda berdua menjaga nama baik ini. Nama ini adalah nama orang yang bermartabat," ujar tetua adat. Kahiyang dan Bobby tampak tersenyum menerima gelar adat itu.Paman Bobby, Erwan Nasution, selaku suhut sebelumnya bicara soal makna gelar untuk Kahiyang dan Bobby itu."Untuk Bobby artinya panglima muda, ini kan gelar dari atas turun ke bawah. Untuk Kahiyang, artinya dia dipayungi," jelas Erwan. [detik.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *