Home / Uncategorized / Prabowo ‘Turun Gunung’, Gerindra Yakin Kini Bisa Kalahkan Jokowi

Prabowo ‘Turun Gunung’, Gerindra Yakin Kini Bisa Kalahkan Jokowi


Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut mulai 'turun gunung' menjelang Pilpres 2019, diawali kunjungan ke Yogyakarta. Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menyebut Prabowo memang kandidat kuat untuk memenangkan Pilpres 2019.
Andre punya alasan di balik ucapannya tersebut. Dia mengingatkan soal beberapa lembaga survei yang menempatkan Prabowo sebagai penantang terkuat petahana saat ini, yaitu Joko Widodo.
"Karena faktanya, apapun lembaga surveinya, Pak Prabowo adalah penantang terkuat Pak Jokowi. Bedanya nggak jauh. Kalau dulu kan 2014 Pak Jokowi kan waktu mencalonkan 60-70 elektabilitas, Pak Prabowo 5-10 persen," kata Andre kepada wartawan, Senin (13/11/2017).
"Alhamdulillah, faktanya ya beda tipis di Pilpres. Sekarang (elektabilitas) Pak Jokowi 38-40 (persen), Pak Prabowo dibilang 20-25 (persen). Ya bedanya 10-15 persen lah," lanjut dia.
Menurut Andre, elektabilitas Prabowo saat ini dapat menjadi modal awal mengalahkan Jokowi. Dia yakin sang ketum dapat berjaya di Pilpres 2019.
"Jadi, tidak terlalu jauh perbedaan di berbagai lembaga survei yang ada. Ini modal awal Pak Prabowo untuk mengalahkan Pak Jokowi di 2019. Dan kami, Partai Gerindra, meyakini itu," pungkas Andre. [detik.com]

About admin

Check Also

Kahiyang Ayu Resmi Bergelar Adat Namora Pinayongan Kasayangan

Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution selesai menjalani prosesi marpangir atau meninggalkan masa lajang. Selanjutnya, gelar adat untuk mereka berdua ditabalkan.Prosesi penabalan gelar adat ini dilaksanakan di gelanggang adat di Bukit Hijau Regency Taman Setiabudi (BHR-Tasbi), Medan, Sumatera Utara, Sabtu (25/11/2017)."Kemarin dalam suatu kerapatan adat Ananda berdua telah diberi gelar adat. Ananada Bobby telah diberi gelar adat Sutan Porang Gunung Barining Naposo dan Ananda Kahiyang Ayu boru Siregar Namora Pinayongan Kasayangan," kata tetua adat.Tetua adat kemudian melemparkan beras kuning ke kepala Kahiyang dan Bobby sambil mengucapkan horas sebanyak tiga kali. Itu adalah tanda gelar adat mereka telah sah diterima. Mereka juga dipakaikan ulos. Gong dibunyikan sembilan kali diikuti pemukulan gordang sambilan."Saya harap Ananda berdua menjaga nama baik ini. Nama ini adalah nama orang yang bermartabat," ujar tetua adat. Kahiyang dan Bobby tampak tersenyum menerima gelar adat itu.Paman Bobby, Erwan Nasution, selaku suhut sebelumnya bicara soal makna gelar untuk Kahiyang dan Bobby itu."Untuk Bobby artinya panglima muda, ini kan gelar dari atas turun ke bawah. Untuk Kahiyang, artinya dia dipayungi," jelas Erwan. [detik.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *