Home / 2017 / October (page 10)

Monthly Archives: October 2017

Terima Kunjungan Presiden Niger, Presiden Jokowi Berharap Terus Tingkatkan Kerjasama

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Presiden Republik Niger Muhammadu Buhari dengan upacara kenegaraan, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10) siang. Dalam upacara itu diperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara serta dentuman meriam.Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengaku senang menerima kunjungan Presiden Issoufou Mahamadou dan delegasi, yang merupakan kunjungan pertama Presiden Nigeria ke Indonesia.“Kita baru saja memulai hubungan diplomatik kedua negara 6 tahun yang lalu, namun Presiden Issoufou sudah datang dan berkunjung ke Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen yang besar untuk memajukan hubungan bilateral kedua negara,” kata Presiden Jokowi.Menurut Presiden, Indonesia dan Nigeria memiliki tiga ikatan yang kuat, yaitu dalam persaudaraan Islam, yang kedua demokrasi dan kebebasan beragama, serta yang ketiga sebagai dua negara yang sedang berkembang.“Saya berharap dengan bermodalkan ikatan itu, kedua negara dapat terus meningkatkan hubungan persaudaraan dan kerjasama konkret di berbagai bidang,” ujar Presiden Jokowi.Tampak hadir dalam upacara itu antara lain Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Mendag Enggartiasto Lukita, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. [setkab.go.id]

Read More »

Apa Kata Bos IMF Soal Ekonomi RI di Tangan Presiden Jokowi?

Managing Director International Moneter Fund (IMF) Christine Lagarde memandang Indonesia memiliki prospek ekonomi bagus di tangan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertumbuhan ekonomi di atas 5% dianggap sebagai bukti."Proyeksi kita 5,2% itu menunjukkan kemajuan yang luar biasa," kata Lagarde di Kantor Pusat IMF, Washington, Sabtu (14/10/2017) waktu setempat.Lagarde menyebutkan beberapa program yang dianggap berhasil, di antaranya reformasi struktural di sektor rill melalui pemangkasan izin investasi. Kemudian juga program pengampunan pajak alias tax amnesty yang berlangsung pada tahun lalu. Dengan demikian, pemerintah bisa mendorong peningkatan penerimaan pajak berkelanjutan."Tax amnesty itu adalah kebijakan yang sangat jelas," ujarnya.Meski demikian, kata Lagarde, pemerintah juga harus siap menghadapi berbagai risiko ke depan. Terutama kepada pihak-pihak yang sengaja melakukan penggelapan pajak."Melawan penggelapan pajak tidak bisa sendiri-sendiri, harus bersama sama dengan negara lain. Sehingga bisa memjadi lebih efektif," terangnya.Terkait dengan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Annual Meeting IMF-WB 2018, Lagarde meyakini akan berjalan sukses."Indonesia adalah magnet pasar keuangan dunia, semua gubernur bank sentral akan semangat untuk melihat Indonesia. Ini waktu yang tepat untuk menunjukkan sesukses apa Indonesia," pungkasnya."Acara itu juga akan bermanfaat bagi ekonomi Indonesia. Orang yang datang akan belanjakan uangnya dan akan memberikan pengaruh terhadap perekonomian," pungkasnya. [detik.com]

Read More »

Sri Rahayu Penghina Presiden Jokowi Jalani Sidang Dakwaan di PN Cianjur

Sri Rahayu Ningsih, terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech), menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Cianjur (PN), Jalan DR Muwardi, Cianjur, Jawa Barat. Kedatangan Sri untuk mendengarkan pembacaan dakwaan dari 10 jaksa penuntut umum (JPU).Begitu keluar dari kendaraan tahanan, Sri, yang menggunakan kerudung bermotif loreng, rompi hitam, kemeja putih, dan celana hitam, langsung dibawa petugas menuju ruang sidang utama PN Cianjur. Adapun tiga hakim terdiri atas Rudi Suparmono selaku ketua majelis beserta dua anggotanya, Glorius Anggundoro dan Bayuardi.Menurut informasi dari sejumlah pegawai PN Cianjur, Rudi adalah salah satu hakim senior di lingkungan PN Cianjur. Sebelum persidangan dimulai, Rudi sempat menawarkan saran kepada JPU bahwa berkas dakwaan bisa ditampilkan di layar selain dibacakan langsung. Ada 10 JPU dalam sidang itu, yang terdiri dari jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejari Cianjur."Ayo silakan JPU kalau mau ini ada fasilitasnya, kita tampilkan di layar ya dakwaannya. Gimana mau, mau ya biar pengunjung juga selain mendengarkan bisa menyaksikan langsung," kata Rudi dalam persidangan, Senin (16/10/2017).Sebuah layar putih berukuran 2x2 meter yang berada di belakang kursi majelis hakim kemudian dibentangkan yang langsung disorot menggunakan proyektor. Sederetan JPU yang yang bertugas adalah M Dofir, M Idris Sihite, Sri Supriyanti, Dedeh Herawati, Suharja, Irfan Wibowo, Yadi Cahyadi, Melly Diana, Angga Insana Husri, dan Gojali.Hingga pukul 10.31 WIB, JPU masih membacakan dakwaan. Seperti diberitakan, Sri Rahayu, yang merupakan anggota Saracen, sebelumnya ditangkap di Cianjur pada Sabtu (5/8). Dia disebut sebagai salah satu koordinator wilayah Saracen.Sri ditangkap karena dianggap telah meresahkan dengan menebar kebencian bermuatan SARA melalui akun Facebook (FB). Polisi juga menyebut Sri Rahayu mempublikasikan konten penghinaan terhadap Jokowi. [detik.com]

Read More »

Bertemu Presiden Jokowi, OCA Sebut Persiapan Penyelenggaraan Asian Games 2018 Sudah ‘On the Track’

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko PMK Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawai, dan Ketua Penyelenggara Asian Games ke-18 (INASGOC) Erick Thohir menerima delegasi Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA) yang dipimpin oleh Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10) pagi.Menko PMK Puan Mahrani menjelaskan, pertemuan Presiden Jokowi dengan delegasi OCA itu membahas kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Pesta Olahraga Negara-Negara Asia (Asian Games) ke-18 pada Oktober 2018 mendatang.“Kita meminta atau diminta juga untuk bisa meningkatkan prestasi berkaitan dengan Asian Games ke depan,” kata Puan seraya menambahkan, bahwa Asian Games ke-18 itu merupakan sukses penyelenggaraan, juga sukses opening closing, tetapi yang penting lagi adalah merupakan sukses prestasi, dimana Indonesia bisa meningkatkan prestasinya.Indonesia, lanjut Menko PMK Puan Maharani, meminta Presiden OCA agar bisa ikut mempromosikan penyelenggaraan Asean Games 2018 ke dunia internasional, karena Syeh Ahmad Al Fahad Al Sabah yang berasal dari Kuwait itu juga sering bepergian dan bertemu dengan dunia internasional.“Jadi memang yang diperlukan adalah bagaimana kemudian khususnya ke-45 negara yang nanti akan hadir atau ikut serta dalam Asian Games, untuk bisa berperan serta, dan tentu saja turut serta menyukseskan Asian Games 2018,” ujar Puan.Pemerintah, jelas Menko PMK, berharap agar Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang semua sukses bisa dicapai. Ya sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, dan tentu saja sukses administrasi. Terlebih, Indonesia juga berkeinginan pada tahun 2023 bisa menjadi salah satu host dalam World Basketball bersama Filipina dan Jepang.“Hal-hal tersebut yang memang dibicarakan oleh Presiden, dan tentu saja Presiden OCA mendukung hal tersebut, dan berharap bahwa ini merupakan suatu hal yang dilakukan lagi oleh Indonesia setelah tahun 1962,” terang Puan.Presiden OCA, lanjut Puan, menyampaikan rasa optimismenya terhadap persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia. Mereka berjanji akan datang lagi nanti tahun depan untuk melihat hal-hal yang sudah dilakukan pemerintah Indonesia. “Tapi sampai saat ini Insha Allah tidak ada hal yang menjadi permasalahan,” ujarnya.Sudah SesuaiMenurut Menko PMK Puan Maharani, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu, delegasi OCA menilai bahwa langkah yang dilakukan pemerintah dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games 2018 sudah on the track, sudah dalam hal yang benar dalam pelaksanaannya.“Beliau (Syah Ahmad) juga menyampaikan bahwa dari kamar hotelnya melihat pelaksanaan rehabilitasi di Gelora Bung Karno sudah sesuai dilakukan, dan sepertinya dijalankan selama 24 jam. Beliau tidak menyangka bahwa semua yang dilakukan Indonesia itu bisa sesuai dengan apa yang ditargetkan,” kata Puan.Ia menambahkan, sesuai laporan dari Kementerian PUPR pembangunan venue di Jakabaring, Palembang, Insha Allah awal Januari sudah selesai semuanya. Bahkan Jakabaring pun sudah melakukan tes event di Palembang.“Untuk tes event yang ada di Indonesia, atau di Jakarta nanti akan dilakukan pada bulan Januari, itu badminton, kemudian bulan Februari akan dilakukan 9 cabang olah raga yang lain untuk tes event,” papar Menko PMK.Jadi, tegas Puan, sampai saat ini target dari venue-venue yang ada sudah sesuai dengan targetnya, dan Insya Allah Januari- Februari tes event untuk Asian Games udah bisa dilakukan. “Jadi ya semuanya on the track dan sesuai dengan target yang kita realisasikan,” tegas Puan.Ditambahkan Menko PMK, bahwa untuk penyelenggaraan Asian Games 18 yang akan dilaksanakan Agustus 2018 itu, dibutuhkan kurang lebih 13 ribu volunteer. Sementara sampai saat ini sudah mendaftar 30.000 orang, dan akan pakai kurang lebih 2.000 untuk tes event. [setkab.go.id]

Read More »

Presiden Jokowi Sambut Presiden Niger di Istana

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Kenegaraan Presiden Republik Niger Mahamadou Issoufou di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10/2017).Pantauan Kompas.com, limousine yang mengantar Issoufou tiba d Istana pukul 10.30 WIB.Issoufou mengenakan baju serba putih dengan tutup kepala merah marun.Presiden Jokowi yang mengenakan stelan jas langsung menyambut hangat kedatangan IssoufouSetelah itu, digelar prosesi upacara penyambutan dengan mendengarkan lagu kebangsaan kedua negara, upacara jajar pasukan dan penembakan meriam.Acara kemudian dilanjutkan dengan pengisian buku tamu dan sesi foto bersama di salah satu ruang utama di Istana.Jokowi kemudian membawa Issoufou untuk berbincang-bincang di Beranda Istana atau yang biasa disebut dengan 'veranda talk'.Acara lantas dilanjutkan dengan pertemuan bilateral, penandatanganan nota kesepahaman kedua negara, pernyataan pers bersama dan jamuan makan siang.Turut hadir mendampingi Jokowi dalam pertemuan ini, yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo. [kompas.com]

Read More »

Puan Maharani: Persiapan Penyelenggaraan Asian Games 2018 Sesuai Target

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, bertemu dengan Presiden Olympic Council of Asia (OCA), Sheikh Ahmad Al Sabah, pertemuan yang bertempat di Wisma Serbaguna INASGOC tersebut membahas mengenai kesiapan Indonesia dalam penyelenggaran Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang.“Kesiapan Indonesia untuk Asian Games 2018 terkait Infrastruktur, Cabang Olahraga dan Event Pendukung lainnya telah disampaikan oleh Bapak Jusuf Kalla kepada OCA dan mereka telah mengetahui perkembangan kesiapan serta menyetujui kebutuhan yang diperlukan oleh Indonesia”, ujar Menko PMKPresiden OCA, Syeikh Ahmad Al Sabah, menyampaikan bahwa mereka mengapresiasi Indonesia atas kesiapan yang mulai masuk pada masa Countdown (Hitung Mundur) kurang dari 1 tahun, OCA berharap target-target yang ditetapkan dari Indonesia dapat tercapai dan OCA akan selalu siap mendukung kebutuhan penyelenggaraan Asian Games 2018 ke 18 yang bertempat di Indonesia.Selain pembahasan kesiapan Indonesia dalam Asian Games 2018, Menko PMK selaku Wakil Ketua Panitia Pengarah Asian Games 2018 juga menyaksikan secara langsung acara penandatanganan kerjasama partner pendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 antara INASGOC yang diwakili oleh Erick Thohir selaku Ketua Pelaksana INASGOC dengan beberapa partner pendukung.Lebih lanjut Menko PMK menyampaikan bahwa Indonesia dan OCA telah menyetujui jumlah cabang Olahraga sejumlah 40 Jenis namun untuk Event pendukung yang berjumlah sekitar 642 Event, OCA akan fleksibel dengan hal tersebut dan Test Event pra Asian Games 2018 akan dimulai pada Februari 2018. Ditambahkannya, demi kelancaran seluruh acara Asian Games 2018 serta mengantisipasi kemacetan lalu lintas di Jakarta, maka panitia dan sektor terkait akan menyiapkan jalur khusus untuk mobilitas terkait Asian Games. "akan diupayakan pengaturan lalu lintas dengan jalur khusus, sehingga peserta Asian Games lancar sekaligus aktivitas masyarakat tak terganggu dan tetap nyaman", sebut Menko PMK.Mengakhiri kegiatannya, Menko PMK kembali menegaskan bahwa Indonesia optimis seluruh persiapan dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu. “Pertemuan antara OCA dan Pemerintah Indonesia berjalan dengan baik serta On The Track, Indonesia Optimis penyelenggaraan Asian Games 2018 dapat berjalan dengan sesuai target”, tutup Menko PMK Hadir pada pertemuan sore ini, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basoeki Hadimoeljono; Ketua Pelaksana INASGOC, Erick Tohir; Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, dan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Budaya Kemenko PMK, Nyoman Shuida serta perwakilan OCA lainnya. [kemenkopmk.go.id]

Read More »

Presiden Jokowi Lantik Anies-Sandi di Istana Negara Pukul 16.00 WIB

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno akan dilantik Presiden Joko Widodo untuk memimpin DKI Jakarta selama periode 2017-2022. Upacara pelantikan itu akan dilakukan di Istana Negara, pukul 16.00 WIB.Sebelum ke Istana Negara, Anies-Sandi beserta rombongan berkumpul di Masjid Sunda Kelapa pukul 14.00 WIB."Sesuai agendanya, pelantikan digelar di Istana Negara pukul 16.00 WIB. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan berkumpul di Masjid Sunda Kelapa sebelum ke Istana Negara," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada detikcom, Minggu (15/10/2017).Sesampainya di Istana Negara, Anies Sandi akan bertemu dengan Presiden Jokowi terlebih dahulu di Istana Merdeka, sebelum pelantikan. Presiden menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) kepada Anies-Sandi saat pertemuan di Istana Merdeka.Usai penyerahan SK, Jokowi beserta Anies-Sandi akan kembali menuju gedung Istana Negara dengan berjalan kaki bersama menjelang pukul 16.00 WIB. Proses perjalanan dari Istana Merdeka menuju Istana Negara akan diwarnai kirab oleh Pasukan Kehormatan Paspampres.Sesampainya di Istana Negara pukul 16.00 WIB, Anies-Sandi kemudian diarahkan untuk langsung menuju lokasi acara pelantikan. Selesai dilantik, Anies-Sandi akan ke Balai Kota untuk selanjutnya melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan Djarot Saiful Hidayat.Terakhir, untuk merayakan keabsahannya sebagai pemimpin ibu kota, Anies-Sandi akan mengahidir acara Selametan Jakarta.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan ada 7 ribu personel TNI-Polri yang akan dikerahkan untuk mengamankan acara-acara tersebut. [detik.com]

Read More »

Sri Mulyani: Para Menkeu di Dunia Mulai Kaji Pajak dan Kebijakan E-Commerce

Perkembangan pesat ekonomi digital atau e-commerce mulai menjadi perhatian banyak negara diberbagai belahan dunia.Teranyar, dalam Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan IMF 2017, berbagai negara mulai mencari cara memajaki optimal sektor bisnis yang tumbuh pesat itu."Banyak yang menilai ini (e-commerce) adalah suatu topik yang luar biasa penting dan fundamental," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan pernyatan pers usai menghadiri acara Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan IMF 2017 di Washington DC, Minggu (15/10/2017).Di dalam pertemuan Bank Dunia dan IMF 2017, Sri Mulyani menilai isu pajak e-commerce menjadi salah satu topik yang paling menonjol dibicarakan.Bahkan, berbagai negara menginginkan adanya kajian yang lebih mendalam terkait perkembangan e-commerce dan potensi pajaknya.Selain itu, berbagai negara juga menyoroti perusahaan-perusahaan yang tidak hadir dalam bentuk fisik secara langsung di satu negara namun melakukan banyak aktivitas bisnis di negara tersebut tanpa terjamah pajak.Indonesia ucap Sri Mulyani, siap berpartisipasi dalam upaya melihat lebih dalam perkembangan e-commerce dan potensi pajaknya bersama negara lainnya.Hal itu dianggap sangat relevan bagi Indonesia yang sedang berupaya meningkatkan penerimaan pajaknya.Saat ini, Kementerian Keuangan sedang mengkaji aturan pajak bagi para pelaku e-commerce di Indonesia. Rencananya, aturan itu akan rampung dan dirilis dalam waktu dekat ini. [kompas.com]

Read More »

Kapal Tol Laut Bawa LPG Tiba di Natuna

Pengapalan perdana LPG yang dibawa kapal Tol Laut PT Pelni (Persero) tiba di Natuna Jumat (13/10). Kapal bersandar di Dermaga Selat Lampa, Natuna dan memulai pembongkaran barang pada Sabtu (14/10) pagi,termasuk muatan LPG ukuran 12 kg milik Pertamina.Pengapalan perdana LPG ke Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menggunakan kapal Tol Laut KM. Caraka Jaya Niaga (CJN) III/4 yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (10/10) sore.Manager PR dan CSR PT Pelni (Persero) Akhmad Sujadi mengatakan pengapalan perdana angkutan LPG untuk memenuhi kebutuhan gas di Provinsi Kepulauan Riau khususnya untuk Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna.Angkutan LPG dikemas dengan rak untuk melindungi tabung LPG agar tidak bergerak, sehingga aman dan memudahkan muat bongkar. Pembuatan desain rak telah melalui uji teknis dan mendapat sertifikasi dari Sucofindo."Sebelum mengangkut LPG PT. PELNI (Persero) mengajukan surat pengajuan untuk sertifikasi rak angkutan LPG dan telah direkomendasi oleh Kementerian Perhubungan, Rak dinyatakan aman untuk mengangkut LPG. Kami sudah mulai gunakan untuk angkutan LPG ke Natuna," terang Sujadi dalam keterangan tertulis Minggu (15/10/2017)."Sebagai perusahaan pelayaran negara yang dipercaya Pemerintah untuk mengoperasikan kapal Tol Laut, kapal ternak, dan kapal perintis, kami ingin terus menambah kompetensi dan menjalankan misi pemerintah sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, khususnya masyarakat yang tinggal di pulau terpencil dan terluar," s Sujadi.Kapal Tol Laut merupakan armada yang dioperasikan PT Pelni (Persero) sebagai bagian dari Program Tol Laut yang menjadi bagian dari program Nawacita Presiden Joko Widodo. Program Tol Laut bertujuan untuk pemertaan pembangunan, mengurangi disparitas harga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah di luar Pulau Jawa. "Kabupaten Kepulauan Natuna dan Kepulauan Anambas merupakan dua daerah terluar yang sedang tumbuh, PELNI berperan aktif dengan Tol Laut," tambahnya.Salah satu konstribusi positif Program Tol Laut adalah dengan dipasoknya LPG untuk masyarakat di Kepulauan Natuna. KM Caraka Jaya Niaga III/4, memuat 600 tabung gas ukuran 12 kg dengan tujuan Natuna, Kepulauan Riau."Selama ini masyarakat di Kepulauan Natuna sulit memperoleh pasokan tabung gas produksi nasional, sehingga terpaksa membeli produk tabung gas dari negara tetangga. Dengan pengiriman perdana dan akan disusul secara rutin, semoga masyarakat Natuna mendapatkan manfaat nyata untuk kebutuhan sehari-hari," kata Sujadi. [detik.com]

Read More »

Menpora Akan Bertemu Ketum PSSI, Bahas Kekerasan dalam Sepakbola

Menpora Imam Nahrawi merasa kesal dengan segala aksi kekerasan yang terjadi dalam pertandingan sepakbola belakangan ini. Imam akan bertemu Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi terkait hal itu pada Senin (16/10/2017).Sepakbola Indonesia diwarnai berbagai tindakan kekerasan dalam beberapa waktu terakhir. Ada bentrokan dalam sejumlah pertandingan Liga 2 yang bukan hanya melibatkan pemain, tapi juga ofisial dan suporter.Salah satu bentrokan tersebut memakan korban jiwa. Banu Rusman, suporter Persita Tangerang, meninggal usai kericuhan pada pertandingan melawan PSMS Medan di Stadion Mini Persikabo, Bogor, Rabu (11/10/2017).Tak hanya Liga 2, kompetisi Liga 1 pun menyajikan hal serupa. Laga Madura United melawan Borneo FC yang digelar di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (13/10), diwarnai pemukulan terhadap wasit asal Iran, Hasan Akrami. Pelakunya suporter tuan rumah.Atas kejadian yang terus berulang, Menpora berinisiatif untuk memanggil PSSI."Rencananya besok saya akan bertemu dengan Ketua PSSI (Edy Rahmayadi) untuk membicarakan hal itu (kekerasan sepakbola). Karena kami ingin Komisi Disiplin betul-betul tegas, tega, berani menjatuhkan sanksi kepada siapapun yang melanggar regulasi yang telah mencederai sportivitas sepakbola di seluruh Indonesia," kata Imam di Senayan, Jakarta, Minggu (15/10/2017)."Saya yakin Komisi Disipin sudah punya data-data itu. Nah, pemerintah hanya bisa mendesak karena kami pun ingin reformasi yang pernah digagas pemerintah betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik oleh PSSI," ujarnya. [detik.com]

Read More »