Home / Uncategorized / Menko Luhut Kaji Potensi Sampah Plastik Jadi BBM

Menko Luhut Kaji Potensi Sampah Plastik Jadi BBM


Menteri Koordinator bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tengah mengkaji potensi sampah plastik untuk diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Ia telah membentuk tim untuk mengkaji dan meninjau langsung proyek serupa di Australia.
"Kami punya tim di bawah Pak Ridwan (Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman) yang akan melihat ke sana minggu-minggu depan. Mereka akan lihat dan meninjau ke Australia," kata Luhut seperti dilansir Antara, di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa 24 Oktober 2017.
Mantan Menko Polhukam itu mengakui belum tahu secara rinci teknologi untuk memanfaatkan potensi sampah plastik. Namun, ia meyakini sampah plastik dapat diubah menjadi solar dan bisa dapat digunakan sebagai alternatif BBM fosil.
"Itu plastik basah pun bisa, jadi bukan hanya plastik kering saja," kata dia.
Pemerintah terus mencari solusi untuk menangani masalah sampah plastik. Sebab, Indonesia disebut sebagai negara kedua di dunia penghasil sampah plastik ke lautan.
Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan uji coba mencampurkan kandungan plastik dari sampah dengan aspal jalan. Proyek percobaan itu telah dilakukan di Bali dan Bekasi.
Ada pun untuk pengolahan sampah plastik menjadi BBM, sebuah perusahaan di Australia menggunakan teknis pemanasan hingga 400 derajat celcius di lingkungan rendah oksigen untuk menghasilkan bensin dan diesel.
Namun, Luhut tidak memastikan apakah perusahaan Australia tersebut yang dimaksud akan menjadi contoh proyek penanganan sampah plastik menjadi BBM. [metrotvnews.com]

About admin

Check Also

Kahiyang Ayu Resmi Bergelar Adat Namora Pinayongan Kasayangan

Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution selesai menjalani prosesi marpangir atau meninggalkan masa lajang. Selanjutnya, gelar adat untuk mereka berdua ditabalkan.Prosesi penabalan gelar adat ini dilaksanakan di gelanggang adat di Bukit Hijau Regency Taman Setiabudi (BHR-Tasbi), Medan, Sumatera Utara, Sabtu (25/11/2017)."Kemarin dalam suatu kerapatan adat Ananda berdua telah diberi gelar adat. Ananada Bobby telah diberi gelar adat Sutan Porang Gunung Barining Naposo dan Ananda Kahiyang Ayu boru Siregar Namora Pinayongan Kasayangan," kata tetua adat.Tetua adat kemudian melemparkan beras kuning ke kepala Kahiyang dan Bobby sambil mengucapkan horas sebanyak tiga kali. Itu adalah tanda gelar adat mereka telah sah diterima. Mereka juga dipakaikan ulos. Gong dibunyikan sembilan kali diikuti pemukulan gordang sambilan."Saya harap Ananda berdua menjaga nama baik ini. Nama ini adalah nama orang yang bermartabat," ujar tetua adat. Kahiyang dan Bobby tampak tersenyum menerima gelar adat itu.Paman Bobby, Erwan Nasution, selaku suhut sebelumnya bicara soal makna gelar untuk Kahiyang dan Bobby itu."Untuk Bobby artinya panglima muda, ini kan gelar dari atas turun ke bawah. Untuk Kahiyang, artinya dia dipayungi," jelas Erwan. [detik.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *