Home / Uncategorized / Malam Ini, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Kunjungi Calon Besan di Medan

Malam Ini, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Kunjungi Calon Besan di Medan

Foto : Instagram Kahiyang Ayu

Presiden RI Joko Widodo dan Iriana Jokowi akan berkunjung ke rumah calon besannya di Bukit Hijau Regency di dalam Kompleks Taman Setiabudi Medan, Jumat (13/10/2017) malam.
Menjelang kedatangan Jokowi, petugas keamanan Kompleks Bukit Hijau Regency yang berjaga di pintu masuk melarang wartawan masuk untuk meliput.
Sebelumnya, pihak keluarga menyatakan persiapan pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution sudah 90 persen. Rencananya, sepekan sebelum acara 'ngunduh mantu' di Medan, keluarga Bobby akan melakukan gladi bersih di rumah mereka di Bukit Hijau Regency.
Bobby merupakan putra dari pasangan Almarhum Erwin Nasution, mantan Dirut PTPN IV dan Ade Hanifah Siregar. Erwin meninggal dunia pada 18 Januari 2017.
Jokowi dan Iriana rencananya akan berkomunikasi sekaligus meninjau terkait persiapan pesta pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution. Rencananya, Kahiyang dan Bobby akan menikah pada 8 November mendatang.
Inge Amalia Nasution, kakak kandung Bobby, yang dikonfirmasi via ponselnya menjawab dirinya tidak bersedia memberikan keterangan apapun dengan alasan sangat sibuk.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan, bakal semakin sering datang ke Sumatera Utara. Selain untuk memastikan bahwa semua infrastruktur dan proyek nasional yang ada di provinsi ini bisa rampung sesuai target, Jokowi mengatakan, semakin sering datang ke Medan karena urusan keluarga.
"Sebentar lagi kan saya jadi keluarga besar Batak. Sudah tahu semuanya, kan?" ucapnya sambil tersenyum saat memberikan kata sambutan di acara peresmian jalan tol Medan-Kualanamu-Seirampah dan Medan-Binjai, Jumat. [kompas.com]

About admin

Check Also

Menteri Pertanian: Kita Bisa Beri Makan Penduduk Kita Tanpa Impor

Menteri Pertanian Andi Amaran Sulaiman mengatakan, saat ini Indonesia tidak perlu lagi melakukan impor pangan dari luar. Karena produksi pertanian bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri.Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Hari Pangan Sedunia (HPN) ke-37 yang dipusatkan di Markas Kodam XII Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/10/2017)."Hari ini kita merasa bahagia, berbeda dengan sebelumnya. Khusus untuk Indonesia, kita telah menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa memberikan makan kepada penduduk kita sendiri tanpa impor," ujar Amran.Saat ini, sambung Amran, Indonesia sudah tidak lagi melakukan impor beras. Bahkan, Indonesia juga sudah mempersiapkan untuk melakukan ekspor ke luar negeri."Sekarang kita tidak impor lagi beras, tidak impor lagi jagung. Dulu kita impor 3,6 juta ton, sekarang hari ini kita tidak impor lagi bahkan persiapan ekspor," ungkap Amran.Selain persiapan ekspor beras, Indonesia mengekspor beberapa komoditas. Bahkan, dalam pertemuan Menteri Pertanian se-Asia beberapa waktu lalu, tiga menteri pertanian dari berbagai negara akan datang ke Indonesia."Bulan lalu empat atau lima menteri dari negara lain, bahkan salah satunya ada wakil perdana menteri datang dan mereka mengatakan langsung ingin berguru. Apa yang dilakukan Indonesia sehingga bisa stop impor jagung 3,6 juta ton, nilainya kurang lebih Rp 10 triliun," papar Amran.Keberhasilan Indonesia dalam bidang pertanian menurut Arman tak lepas dari pembenahan regulasi dan perubahan total terhadap regulasi yang menghambat sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.Pemerintah, dalam bidang pertanian mempermudah masuknya investor serta memberikan garansi cepatnya pemberian izin."Kita memperbaiki regulasi selama ini. Dulu, semuanya tender. Benih tender, pupuk tender, padahal APBN turun itu pada bulan Januari bersamaan dengan musim hujan," ucapnya. [kompas.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *