Home / Uncategorized / Ketika Presiden Jokowi Bersihkan Sendiri Sepatu yang Berlumpur

Ketika Presiden Jokowi Bersihkan Sendiri Sepatu yang Berlumpur

Foto : Detikcom

Sepatu yang di pakai Presiden Jokowi dipenuhi lumpur saat blusukan ke Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat 13 Oktober 2017.
Daratan yang dipijak Presiden Jokowi basah dan becek. Namun hal itu tak jadi penghambat Presiden Jokowi yang tetap bersalaman dan berfoto bersama warga. Bahkan Presiden Jokowi sempat membagikan buku tulis, kain batik, dan kaus kepada warga.
Dilansir dari detik.com, setelah menempuh jarak sekitar 1,8 kilometer, mobil yang ditumpangi Presiden Jokowi tiba di landasan helikopter. Saat pintu dibuka, Presiden Jokowi tampak tertunduk-tunduk melirik ke arah sepatunya.
Kaki kanannya diangkat dan ditempatkan ke pijakan mobil. Sambil menunduk, tisu yang dipegangnya tersebut disapukan ke sepatu yang berwarna hitam tersebut.

About admin

Check Also

Di Medan, Paspampres Tetap Berbeskap saat Kawal Kirab Kahiyang-Bobby

Jalannya kirab pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution di Medan ikut dikawal Paspampres. Meski berada di tanah Sumatera, Paspampres tetap memakai busana adat Jawa.Paspampres mengawal kirab dari Medan International Convention Center (MICC) ke Bukit Hijau Regency (BHR Tasbi), Minggu (26/11/2017). Mereka ikut berjalan sejauh sekitar 2,6 km.Mereka terlihat memakai beskap lengkap dengan kain dan blangkon. Paspampres berjalan di sisi kiri dan kanan kereta kencana.Sesekali, Paspampres menyerahkan goody bag ke Jokowi di kereta kencana. Jokowi kemudian melemparkan goody bag ke arah warga yang menyaksikan kirab.Ada tujuh kereta kencana yang akan ikut dalam kirab tersebut. Tujuh kereta itu diisi oleh kedua mempelai Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu (kereta pertama), Jokowi, Iriana, dan Kaesang (kereta kedua), Ade Hanifah Siregar dan Doli S Siregar (kereta ketiga), Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda serta Jan Ethes Srinarendra (kereta keempat).Kemudian orangtua Pak Jokowi, Eyang Noto serta Bapak dan Ibu Miryono (kereta kelima), Bapak dan Ibu Setiawan dan Bapak serta Ibu Widodo Prasetyo (kereta keenam), terakhir Bapak dan Ibu Didit dan Bapak dan Ibu Dendy (kereta ketujuh). [detik.com/]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *