Home / Uncategorized / Sekjen: PDIP Optimistis Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

Sekjen: PDIP Optimistis Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

Foto : Biro Pers Setpres

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar survei internal dalam rangka menghadapi pemilihan presiden (pilpres) 2019. PDIP optimistis bakal kembali menang di pilpres.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya telah memastikan dukungannya kepada Joko Widodo atau Jokowi untuk kembali maju di pilpres.
"Survei terakhir, jika pemilu hari ini PDIP mendapat suara 34 persen. Dan yang lebih menggembirakan adalah 82,94 persen dari anggota dan simpatisan PDIP mendukung Pak Jokowi, dan ini terbesar dibandingkan partai yang lain," ujar Hasto saat Rakor PDIP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017).
Dengan begitu, Hasto optimistis pihaknya punya modal baik untuk kembali merebut kursi RI 1 pada periode mendatang.
"Kita mendorong seluruh parpol pendukung pemerintah ikut mencapai hasil yang sama, karena pemerintah yang pro-rakyat," ucap dia. [liputan6.com]

About admin

Check Also

Menteri Pertanian: Kita Bisa Beri Makan Penduduk Kita Tanpa Impor

Menteri Pertanian Andi Amaran Sulaiman mengatakan, saat ini Indonesia tidak perlu lagi melakukan impor pangan dari luar. Karena produksi pertanian bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri.Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Hari Pangan Sedunia (HPN) ke-37 yang dipusatkan di Markas Kodam XII Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/10/2017)."Hari ini kita merasa bahagia, berbeda dengan sebelumnya. Khusus untuk Indonesia, kita telah menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa memberikan makan kepada penduduk kita sendiri tanpa impor," ujar Amran.Saat ini, sambung Amran, Indonesia sudah tidak lagi melakukan impor beras. Bahkan, Indonesia juga sudah mempersiapkan untuk melakukan ekspor ke luar negeri."Sekarang kita tidak impor lagi beras, tidak impor lagi jagung. Dulu kita impor 3,6 juta ton, sekarang hari ini kita tidak impor lagi bahkan persiapan ekspor," ungkap Amran.Selain persiapan ekspor beras, Indonesia mengekspor beberapa komoditas. Bahkan, dalam pertemuan Menteri Pertanian se-Asia beberapa waktu lalu, tiga menteri pertanian dari berbagai negara akan datang ke Indonesia."Bulan lalu empat atau lima menteri dari negara lain, bahkan salah satunya ada wakil perdana menteri datang dan mereka mengatakan langsung ingin berguru. Apa yang dilakukan Indonesia sehingga bisa stop impor jagung 3,6 juta ton, nilainya kurang lebih Rp 10 triliun," papar Amran.Keberhasilan Indonesia dalam bidang pertanian menurut Arman tak lepas dari pembenahan regulasi dan perubahan total terhadap regulasi yang menghambat sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.Pemerintah, dalam bidang pertanian mempermudah masuknya investor serta memberikan garansi cepatnya pemberian izin."Kita memperbaiki regulasi selama ini. Dulu, semuanya tender. Benih tender, pupuk tender, padahal APBN turun itu pada bulan Januari bersamaan dengan musim hujan," ucapnya. [kompas.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *