Home / Uncategorized / Janji Menpora: Bonus SEA Games 2017 Cair Sebelum Natal

Janji Menpora: Bonus SEA Games 2017 Cair Sebelum Natal


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaskan akan segera memproses bonus bagi atlet berprestasi di SEA Games 2017 Malaysia. Ia mengatakan bonus tersebut akan diberikan Desember mendatang, sebelum Natal.
Bila sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dalam pelepasan kontingen SEA Games dan ASEAN Paragames di Istana Negara lalu, para atlet peraih medali akan diberikan bonus uang tunai, serta jaminan untuk bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun fasilitas perumahan dari BUMN.
Namun, Imam belum menyebut berapa besaran bonus yang akan diberikan pemerintah. Pihaknya masih mengkaji nominalnya meski dalam Peraturan Menteri (Permen), peraih emas SEA Games akan diberikan bonus senilai Rp200 juta.
"Masih menunggu laporan ASEAN Para Games dahulu. Bonus sebelum natal keluar, jadi bisa dipakai untuk yang merayakan Natal dan tahun baru," tegasnya di sela mengunjungi pengungsi erupsi Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung, Bali, Sabtu (30/9/2017).
Para atlet peraih medali SEA Games memang dijanjikan bonus oleh pemerintah. Namun, nominal bonus berupa uang tunai itu masih belum ditetapkan secara resmi, meski telah tertera Peraturan Menteri (Permen) peraih emas mendapat Rp200juta.
"Bonus sudah diatur dalam Permen bahwa tidak boleh dari Rp200 juta. Sudah saya putuskan, tinggal menunggu waktu bidding dan tinggal menunggu PON 2022. Nanti koni yang menentukan terkait bidding," sambungnya. [metrotvnews.com]

About admin

Check Also

Menteri Pertanian: Kita Bisa Beri Makan Penduduk Kita Tanpa Impor

Menteri Pertanian Andi Amaran Sulaiman mengatakan, saat ini Indonesia tidak perlu lagi melakukan impor pangan dari luar. Karena produksi pertanian bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri.Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Hari Pangan Sedunia (HPN) ke-37 yang dipusatkan di Markas Kodam XII Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/10/2017)."Hari ini kita merasa bahagia, berbeda dengan sebelumnya. Khusus untuk Indonesia, kita telah menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa memberikan makan kepada penduduk kita sendiri tanpa impor," ujar Amran.Saat ini, sambung Amran, Indonesia sudah tidak lagi melakukan impor beras. Bahkan, Indonesia juga sudah mempersiapkan untuk melakukan ekspor ke luar negeri."Sekarang kita tidak impor lagi beras, tidak impor lagi jagung. Dulu kita impor 3,6 juta ton, sekarang hari ini kita tidak impor lagi bahkan persiapan ekspor," ungkap Amran.Selain persiapan ekspor beras, Indonesia mengekspor beberapa komoditas. Bahkan, dalam pertemuan Menteri Pertanian se-Asia beberapa waktu lalu, tiga menteri pertanian dari berbagai negara akan datang ke Indonesia."Bulan lalu empat atau lima menteri dari negara lain, bahkan salah satunya ada wakil perdana menteri datang dan mereka mengatakan langsung ingin berguru. Apa yang dilakukan Indonesia sehingga bisa stop impor jagung 3,6 juta ton, nilainya kurang lebih Rp 10 triliun," papar Amran.Keberhasilan Indonesia dalam bidang pertanian menurut Arman tak lepas dari pembenahan regulasi dan perubahan total terhadap regulasi yang menghambat sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.Pemerintah, dalam bidang pertanian mempermudah masuknya investor serta memberikan garansi cepatnya pemberian izin."Kita memperbaiki regulasi selama ini. Dulu, semuanya tender. Benih tender, pupuk tender, padahal APBN turun itu pada bulan Januari bersamaan dengan musim hujan," ucapnya. [kompas.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *