Home / Uncategorized / Inilah Proyek Terowongan yang Hubungkan Purwokerto-Cilacap

Inilah Proyek Terowongan yang Hubungkan Purwokerto-Cilacap


BUMN Konstruksi PT PP (Persero) Tbk sedang menggarap proyek terowongan kereta api di Notog, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Yuk lihat proses pengerjaannya.

Terowongan tersebut memiliki panjang 550 meter dengan diameter 9,3 meter.

Pembangunan Terowongan Notog BH 1440 merupakan pionir bagi dunia konstruksi nasional, hal tersebut dikarenakan konstruksi terowongan jalur ganda (double track) pertama di Indonesia yang dibangun oleh Kementrian Perhubungan Dirjen Perkeretaapian Republik Indonesia. Konstruksi Terowongan Notog BH 1440 dipercayakan kepada PT. PP (Persero) Tbk.

Terowongan Notog akan menghubungkan Purwokerto-Cilacap. Targetnya, terowongan tersebut siap digunakan pada November 2018 nanti. (Dok PTPP).

Sumber : detik.com

About admin

Check Also

Di Medan, Paspampres Tetap Berbeskap saat Kawal Kirab Kahiyang-Bobby

Jalannya kirab pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution di Medan ikut dikawal Paspampres. Meski berada di tanah Sumatera, Paspampres tetap memakai busana adat Jawa.Paspampres mengawal kirab dari Medan International Convention Center (MICC) ke Bukit Hijau Regency (BHR Tasbi), Minggu (26/11/2017). Mereka ikut berjalan sejauh sekitar 2,6 km.Mereka terlihat memakai beskap lengkap dengan kain dan blangkon. Paspampres berjalan di sisi kiri dan kanan kereta kencana.Sesekali, Paspampres menyerahkan goody bag ke Jokowi di kereta kencana. Jokowi kemudian melemparkan goody bag ke arah warga yang menyaksikan kirab.Ada tujuh kereta kencana yang akan ikut dalam kirab tersebut. Tujuh kereta itu diisi oleh kedua mempelai Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu (kereta pertama), Jokowi, Iriana, dan Kaesang (kereta kedua), Ade Hanifah Siregar dan Doli S Siregar (kereta ketiga), Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda serta Jan Ethes Srinarendra (kereta keempat).Kemudian orangtua Pak Jokowi, Eyang Noto serta Bapak dan Ibu Miryono (kereta kelima), Bapak dan Ibu Setiawan dan Bapak serta Ibu Widodo Prasetyo (kereta keenam), terakhir Bapak dan Ibu Didit dan Bapak dan Ibu Dendy (kereta ketujuh). [detik.com/]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *