Home / Uncategorized / Menteri PPN: Masyarakat Indonesia Terlalu Bergantung pada Subsidi

Menteri PPN: Masyarakat Indonesia Terlalu Bergantung pada Subsidi


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan kendala terbesar dalam mencapai target pembangunan terutama indeks pembangunan manusia.
Bagi dirinya kendala terbesar datang dari kebiasaan masyarakat terhadap subsidi yang diberikan pemerintah. Menurut Bambang, kebiasaan tersebut membuat masyarakat terus menerus beergantung pada subsidi.
Padahal, saat ini pemerintah tengah mengurangi subsidi yang dianggap tak tepat sasaran dan konsumtif untuk dialihkan pada kegiatan yang lebih produktif.
"Mungkin yang paling sulit adalah kita sudah terbiasa sangat lama dengan mengandalkan subsidi yang larinya hanya ke harga komoditas, apakah itu BBM atau pupuk," kata Bambang dalam wawancara khusus bersama Metrotvnews.com, di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat.
Oleh karena itu, lanjut Bambang, pemerintah mencoba mmperbaiki kualitas pembangunan manusia dengan carabaru yakni bantuan tepat sasaran. Kendati demikian memang diakui dia, tantangannya yakni memastikan data yang kuat dan terus menerus diverifikasi.
"Pasti ada kesalahan sana sini yang harus terus diperbaiki,' tutur dia.
Selain itu, Pemerintah juga melakukanya dengan memperbaiki mekanisme penyaluran dari dalam bentuk barang yang selama ini tak tepat sasaran menjadi bantuan nontunai. Namun tentu harus juga dipahami bahwa tidak semua masyarakat Indonesia siap dengan mekanisme seperti itu.
"Mekanisme model pembelian secara langsung masih terjadi, itu yang kadang-kadang enggak optimal," jelas dia. [metrotvnews.com]

About admin

Check Also

Di Medan, Paspampres Tetap Berbeskap saat Kawal Kirab Kahiyang-Bobby

Jalannya kirab pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution di Medan ikut dikawal Paspampres. Meski berada di tanah Sumatera, Paspampres tetap memakai busana adat Jawa.Paspampres mengawal kirab dari Medan International Convention Center (MICC) ke Bukit Hijau Regency (BHR Tasbi), Minggu (26/11/2017). Mereka ikut berjalan sejauh sekitar 2,6 km.Mereka terlihat memakai beskap lengkap dengan kain dan blangkon. Paspampres berjalan di sisi kiri dan kanan kereta kencana.Sesekali, Paspampres menyerahkan goody bag ke Jokowi di kereta kencana. Jokowi kemudian melemparkan goody bag ke arah warga yang menyaksikan kirab.Ada tujuh kereta kencana yang akan ikut dalam kirab tersebut. Tujuh kereta itu diisi oleh kedua mempelai Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu (kereta pertama), Jokowi, Iriana, dan Kaesang (kereta kedua), Ade Hanifah Siregar dan Doli S Siregar (kereta ketiga), Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda serta Jan Ethes Srinarendra (kereta keempat).Kemudian orangtua Pak Jokowi, Eyang Noto serta Bapak dan Ibu Miryono (kereta kelima), Bapak dan Ibu Setiawan dan Bapak serta Ibu Widodo Prasetyo (kereta keenam), terakhir Bapak dan Ibu Didit dan Bapak dan Ibu Dendy (kereta ketujuh). [detik.com/]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *